Edisi 30-06-2016
Lebaran, Peserta JKN Tetap Dilayani 24 Jam


MAGELANG – Selama arus mudik Lebaran, peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tetap dilayani tanpa rujukan terlebih dahulu.

Para pemudik jika membutuhkan pelayanan kesehatan langsung mendatangi rumah sakit selama 24 jam. Pelayanan bagi pemudik tersebut dilangsungkan mulai 29 Juni- 14 Juli mendatang.

Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Sri Harso Mkes Sp S mengatakan, selama arus mudik Lebaran pasien yang memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap akan dilayani.

Untuk RSUD Tidar, layanan poliklinik akan mulai libur sejak Selasa (5/7). Meski demikian, pelayanan bagi pasien langsung menuju UDG.

“Di UGD ini terdapat enam dokter, termasuk dokter ahli. Bagi peserta JKN yang mudik di Kota Magelang, jika memerlukan pelayanan kesehatan langsung di UGD ini,” kata Sri Harso di sela-sela jumpa pers bertema Mudik Nyaman Selama di Kampung Halaman Bersama BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Magelang, kemarin.

Untuk pemudik yang membutuhkan layanan pemeriksaan mengenai kehamilan, RB Budi Rahayu disiagakan dokter selama 24 jam. “Dokter ada yang menginap selama 24 jam.

Ini semua demi untuk pelayanan kesehatan bagi peserta JKN. Selama 3 tahun berjalan layanan peserta JKN di RSUD Tidar tidak ditemukan masalah,” paparnya.

Rata-rata klaim yang harus dibayarkan BPJS Kesehatan untuk RSUD Tidar, per bulan berkisar Rp8 miliar-Rp9 miliar. Meski demikian, pencairan klaim yang terjadi selama ini tidak menemui masalah.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Magelang Surmiyati menerangkan, sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan selama mudik Lebaran, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya.

Para peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih ringkas. Untuk itu, para pemudik diminta membawa kartu BPJS Kesehatan meliputi Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/ KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas).

“Peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya, peserta BPJS Kesehatan dapat langsung mengunjungi IGD rumah sakit terdekat yang ditunjuk oleh Kantor Cabang,” papar Surmiyati.

Menurut Surmiyati, kebijakan pemangkasan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak H-7 sampai H+7 Lebaran. Kebijakan tersebut diterapkan agar peserta BPJS Kesehatan yang sakit pada saat mudik sampai tujuan tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

eko susanto

Berita Lainnya...