Edisi 30-06-2016
Gaji ke-13 Tak Cair, Guru Kecewa Berat


CIANJUR – Ratusan Guru di Ke camatan Sindangbarang, Ka bu paten Cianjur, kecewa berat akibat gaji ke-13 tak cair dari Bank BRI Unit Cabang Sin dan g barang.

Mereka sempat mendatangi kantor BRI, namun pihak bank kekeuh belum bisa mencairkan ang garan tersebut. Sehingga para guru mengancam akan ber - unjuk rasa jika pihak bank tetap me nahan gaji ke-13. Keterangan yang dihimpun KORAN SINDOdi lapangan, tak cairnya gaji ke-13 itu diduga karena kosongnya kas BRI. Pa - dahal jauh sebelumnya, peng - ajuan pencairan itu sudah di la - yangkan dan seharusnya bisa di - realisasikan pada awal pekan ini.

Dibanding dengan Kecamatan lainnya di Cianjur, hanya Sin - dang barang yang belum men - cairkan gaji ke-13. Salah seorang guru yang ikut mendatangi kantor cabang BRI, Supardi, 35, mengungkapkan, ke - ke salannya karena gaji ke-13 miliknya belum bisa diterima. Pa - da hal, dana itu sangat di bu tuh kan untuk kepentingan le baran keluarga.

“Kalau begini ba gai mana kami bisa tenang, karena satusatunya harapan untuk menutupi kebutuhan le bar an, yadari gaji ke- 13. Po kok nya kalau sampai besok (hari ini) belum cair, kami para guru akan demo,” ancamnya. Dia menambahkan, ke ke - salan para guru sudah terjadi sejak Senin kemarin, di mana per m ohonan untuk mencairkan belum bisa diproses pihak bank. Pa dahal, sebelum pengelolaan gaji dilakukan BRI, pencairan apapun terkait dengan hak guru tidak pernah bermasalah. “Men - ding dipindah lagi bank-nya daripada kesal seperti sekarang. Sudah tahu mau lebaran ehma - sih ditahan-tahan. Kalau me - mang tidak ada uang, mereka kanbisa minta ke kas BRI Cianjur agar ditalangi,” tambahnya.

Ketua PGRI Kecamatan Sin - dangbarang Ujang Nandang tidak menampik kalau pencairan gaji ke- 13 guru di Sin dang - barang belum dicairkan. Dia me - nyang kan tindakan BRI yang ku - rang profesional dalam me nge - lola keuangan milik guru se hing - ga harus mengalami masalah pen cairan seperti sekarang. Dia mengatakan, besaran gaji ke-13 untuk kecamatan Sin - dang barang berjumlah Rp1,3 miliar, dana itu itu seharusnya bisa terdistribusikan hari ini (kemarin). Namun tidak tahu ke - napa pihak BRI seperti berbelit untuk memproses pen cairan nya. “Memang tadinya akan ada aksi demo guru ke BRI, namun saya ta han agar para guru meng ed e - pan kan dulu dialog. Jika tidak bisa dicairkan sebelum lebaran ini, tentu saya juga tidak bisa me - larang demo itu,” paparnya.

Sementara itu, hingga saat ini BRI unit Sindangbarang yang bisa dimintai keterangannya. Saat dicoba konfirmasi melalui ek tension nomor tidak ada pihak yang menjawabnya. Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah memerintahkan agar semua pencairan gaji ke 13 untuk pegawai negeri sipil (PNS) bisa diselesaikan pada hari ini (kemarin). pernyataan Presiden itu telah berkali-kali ditayangkan media nasional agar di lak sa na - kan di semua daerah. Sementara, Pemkab Cianjur melalui Kepala Bidang Per be n - daharaan Dinas Pengelelolaan Ke - uang an dan Aset Daerah (DPKAD) Enung Sri Haryati mengatakan, kalau gaji ke-13 dan 14 bisa dicairkan terhitung Selasa kemarin.

Pemkab sendiri mendapat jatah gaji ke-13 dan 14 senilai Rp70,6 miliar untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. “Gaji 13 dan 14 itu paling lambat bulan Juli. Artinya, akhir bulan Juni se mua - nya (PNS) harus sudah me ne ri - ma gaji,” ujarnya.

Ricky susan



Berita Lainnya...