Edisi 30-06-2016
Sudah Dapat Gaji Ke-13 dan 14, Aher Larang PNS Terima Parsel


BANDUNG- Gubernur Jawa Ba rat Ahmad Heryawan melarang pegawai negeri sipil (PNS) di Jawa Barat menerima bingkisan lebaran.

Hal ini di la ku - kan untuk menghindari pe - nya lahgunaan kewenangan ol - eh para pejabat negara. “Namun, apabila dalam ke - adaan tertentu terpaksa me - ne rima (parsel), maka wajib di - la porkan kepada KPK dalam 30 hari kerja sejak diterimanya gratifikasi tersebut,” ucap Ah - er, sapaan akrab Gubernur, di Gedung Sate, kemarin. Menurut ia, para PNS tidak per lu kecewa atas larangan ter - se but karena mereka sudah men dapat gantinya berupa gaji ke-13 dan gaji ke-14. “Peng ganti hadiah parsel ada - lah gaji ke-13 dan 14 dan itu su - dah paling baik dari hadiah par sel,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Ko - misi I DPRD Jabar Syahrir men dukung pernyataan Aher yang melarang PNS me ne rima bingkisan le bar an. Terlebih, larangan tersebut su dah sejak lama ditegaskan Ko misi Pem - be rantasan Ko rup si (KPK). “KPK melarang ini sudah sejak la ma. Segera berkoordinasi deng an pihak terkait, di be ri ta - hu kan ke mereka kalau me ne - ri ma,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga me minta kendaraan dinas ti - dak dijadikan kendaraan mu - dik lebaran. “Saya akan me ne - kan kan ke Biro Aset agar ken - da raan dinas tetap di posnya masing-masing,” katanya.

Dia menyebut, jika masih ada yang menggunakan ken - da raan operasional untuk mu - dik, hal itu sama dengan tin - dak an korupsi sehingga harus diberi sanksi tegas. “Itu yang kita khawatirkan, jangan ada yang nakal tetap pakai mobil dinas. Pelat merah jangan di - gu nakan untuk mudik,” pungkasnya.

Mochamad solehudin

Berita Lainnya...