Edisi 30-06-2016
IGD Wajib Layani Pasien BPJS Darurat


PALEMBANG-Saat akan mudik Lebaran Idul Fitri, sebaiknya pemudik jangan lupa membawa kartu Indonesia sehat (KIS) atau BPJS Kesehatan.

Mengingat, pihakBPJSKese hatan sudah me-warning seluruh unit gawatdaruratdirumahsakituntuk memberikan pela yanan pada pesertaBPJSKe sehatan. Hal ini disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Region III Sum sel Fahrurozi saat meng - gelar temu media dalam per - siapan BPJS Kesehatan me ng - hadapi mudik, kemarin. Fahrurozi mengingatkan masyarakat untuk membawa kartu BPJS Kesehatan sebagai antisipasi saat terjadi kondisi darurat yang mengharuskan pemudik harus ke IGD rumah sakit.

BPJS memberikan laya - nan mudik tepat H-7 hingga H+7 mudik Lebaran. “Mulai hari ini (kemarin) BPJS sudah meminta agar pe ne rapan kebijakan IGD rumah sakit siaga terhadap peserta mudik yang mengalami kondisi darurat dapat segera dilayani,” ujarnya. Kebijakan ini, kata dia, diartikan sebagai upaya agar peserta BPJS Kesehatan masih dapat dilayani dalam faskes pri - mer meski melakukan perj a la - nan mudik.

Di mana, ber da sar - kan kordinasi yang berlangsung secara regional dan nasional, setiap IGD rumah sakit harus dapat memberikan layanan pa - da pemudik yang merupakan peserta BPJS Kesehatan. “Sehinggasaat kondisidarurat, misalnya sakit atau ke ce lakaan, maka seluruh peserta dapat dilayani tanpa harus me lewati tahapan rujukan pelak sanaan pengobatan BPJS Kese hatan sepertibiasanya,” ucap nya.

Hal ini akan memudahkan peserta BPJS Kesehatan men - da patkan layanan kesehatan di mana pun berada. Dia meng - ingatkan, selain membawa kartu KIS (BPJS), peserta juga harus memastikan keaktifan kartu yang dibawa. Karena itu, sebelum melakukan perjalanan mudik, maka ada baiknya pe - serta BPJS memeriksa keak ti - fan kartunya.

“Jika saat mudik dan terjadi kondisi darurat, namun kartu BPJS mati. IGD juga harus ma - sih menerima peserta tersebut da lam kondisi darurat,” ka - tanya. Kondisi darurat, dite rang - kan Fachurrozi, diartikan kon - disi yang sangat menganggu kesehatan peserta, atau sampai dengan mengancam kesela - matan nyawanya. Dia juga mengatakan, pel a - ya nan kesehatan yang dibe ri - kan IGD harus gratis pada pe - serta BPJS Kesehatan.

Se men - tara itu, untuk memastikan ke - lancaran peserta men dapatkan la yanannya, maka BPJS Kese - hatan mengaktifkan hotline yang dapat dihubungi 24 jam. “Nomor hotline yang dapat dihubungi 08127308042 dan 081377814001, yang akan aktif hingga H+7 nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kese - hatan Palembang Anton Su win - dro mengatakan, Dinas Ke se - hatan juga menjadi bagian un - tuk meningkatkan pelayanan pada peserta BPJS kese ha tan, termasuk meng ins truk sikan agar IGD disetiap rumah sakit dalam wilayah peng awa sannya masih memberikan la ya nan kesehatan pada ma sya rakat. “Adanya koordinasi ini, Dinkes akan berkordinasi pada seluruh rumah sakit, agar IGD lebih opti - malmelayani,” katanya.

tasmalinda

Berita Lainnya...