Edisi 30-06-2016
Kualitas Bibit Padi Dipertanyakan


TEBINGTINGGI - Kelompok tani yang berada di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebingtinggi tampak kecewa. Pasalnya, bantuan bibit padi yang diberikan oleh pemerintah beberapa minggu lalu banyak yang tidak tumbuh atau mati, bahkan hampir 50%.

Bukan hanya satu, namun be be rapa kelompok tani yang mengalami nasib yang sama. Ter paksa petani harus me nge - lua r kan biaya lagi untuk pe nga - daan dan mengganti bibit yang tidak tumbuh tersebut. Petani di Desa Rantau Te - nang, Umar, 49, mengatakan, baru pertama kali menerima ban tuan bibit padi, namun ba - nyak yang mati.

”Kami dapet ban tuan bibit padi dari pe me - rintah, tapi yang kami heran pas sudah disemai dak galak tumbuh, malahan hampir separuhnyo. Bia sonyo kalu seminggu tu la ke ji - ngokan yang dak tumbuh,” je-las - nya bersama kelompok tani lain yang terpaksa harus meng gu - na kan biaya tambahan. ”Daripada dak di tanam kan sayang, terpakso kami beli padi dewek. Untuk sebidang tanah tu perlu 12,5 kilogram bibit padi. Kalu setengahnyo mati, sekitar 6 kilogram kami ngeluarke biaya dewek. Itu kalu sebidang tanah, kalu lebih dari itu cakmano,” tu - turnya.

Petani lainnya, Sa pran, me - nga ku kecewa dengan kualitas bibit padi yang diberikan. ”Bukan kami be, banyak yang nerimo bantuan kecewa galo ga - ra-gara banyak dak idup. Untung be kami ado stok bibit padi yang lain, kalu katek terpakso kami nak beli diluar, nak duit lagi,” be - bernya. Dirinya bersama petani lain berharap kepada pemerintah atau instansi terkait agar mem - berikan bantuan bibit padi yang memiliki kualitas padi yang ba - gus.

”Kalu pacak untuk ke depan, seandainyo ado bantuan, kami minta bibit yang bagus sekalian, biar tumbuh galo, bantaun ini jugo biso dirasoke manfaatnyo oleh petani,” harapnya. Sementara itu, Kepala Desa Rantau Tenang Rudi Hartono membenarkan dirinya men da - pat kan laporan dari para petani di desa mengeluhkan matinya bi bit padi yang hendak di tanam.

“Petani memang ada yang melapor kepada kita, tapi kita belum tahu kenapa bibit padi itu mati, tapi nanti kita akan la po ran kepada Dinas Pertanian,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Per - ke bunan dan Kabid Pertanian ketika hendak dikonfirmasi tidak ada di tempat.

cr15

Berita Lainnya...