Edisi 30-06-2016
Tindak Tegas Pangkalan Elpiji “Nakal”


LUBUKLINGGAU- Menjelang Lebaran, peredaran dan harga gas elpiji 3 kg selalu menjadi persoalan. Di Kota Lubuklinggau, hingga kemarin harga gas elpiji 3 kg di warung-warung masih bervariasi, mulai dari Rp20.000-25.000/ tabung.

Padahal sesuai harga eceran tertinggi hanya Rp14.800 - /tabung. Ketua DPC II Hiswana Mi - gas Lubuklinggau, Caroline me negaskan, bahwa seluruh pangkalan dilarang keras men - jual gas elpiji 3 kg di atas HET Rp14.800. Bila kedapatan me - lampui harga tersebut, pi hak - nya tidak segan-segan me mu - tus hubungan kerja. "Di masing-masing pang ka - lan sudah diinstruksikan me - masang merek harga jual se - suai HET itu wajib dipasang, ka - lau ada yang jual lebih mahal akan kitatindaktegas," kat a nya.

Soal harga elpiji di warungwarung yang melambung dia menyarankan agar ma sya - rakat membeli gas elpiji 3 kg di pangkalan dan jangan di wa - rung, karena pihaknya tidak ada kerja sama dengan wa - rung-warung. "Kita ada 178 pangkalan di Lu buklinggau, 216 di Kabu - paten Musi Rawas, jadi kalau mau beli gas sesuai HET belilah di pangkalan jangan di wa - rung," ujarnya.

Di sisi lain, dia menya yang - kan di Kota Lubuklinggau saat dilakukan operasi pasar gas elpiji 3 kg tidak diminati ma - sya rakat. Sehingga terkesan percuma melakukan operasi pasar karena tidak laku dijual. Sementara itu, Sales of Representative (SR) Terminal BBM Pertamina Lubuk ling - gau, Satrio Wibowo Wicak so - no mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membeli Re - presentative di SPBU jika ingin mendapat harga yang sesuai HET dan mulai disuplai mulai H-7 sampai H+7 Lebaran.

Sebagai langkah stabilitas harga elpiji, selain mensuplai tabung gas elpiji 3 kg ke SPBU selama Lebaran, Pertamina juga memasok gas elpiji 12 kg di SPBU. Dia menuturkan, Perta mi - na tidak pernah meng enal pe - ngecer atau penjual gas di warung, karena itu pihaknya tidak bisa menindak tegas, karena itulah masyarakat di - sarankan membeli di agen atau pangkalan.

Terpisah, anggota Komisi II DPRD Lubuklingau, Khoirul Umri menegaskan, gas elpiji 3 kg pada dasarnya untuk ka - langan masyarakat miskin yang mulai diberlakukan sejak pengalihan minyak tanah ke gas beberapa tahun lalu.

sri prades



Berita Lainnya...