Edisi 30-06-2016
5.509 Siswa Bersaing Masuk SMP Kawasan


SURABAYA– Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) SMP jalur kawasan digelar serentak di13sekolahdan1rumahsakit, kemarin.

Sebanyak 5.509 peserta bersaing untuk mendapatkan kursi di sekolah kawasan. TPA dilaksanakan selamaduajammulaipukul08.00 - 10.00 WIB. Siswa diminta untuk mengerjakan 185 soal.

Untuk setiap soal yang benar akan mendapatkan nilai 1. Humas TPA 2016 Margaretha mengatakan, hal terpenting dalam TPA ini adalah data diri. Margaretha menjelaskan bahwa kecepatan peserta dalam memahami petunjuk tester akan sangat mempengaruhi pengerjaan TPA.

”Karena semakin cepat memahami maka akan semakin cepat mengerjakannya.” katanya. Penilaian TPA juga melihat dari aspek skor nilai individu dan nilai rata-rata kelompok pendaftar tahun ini.

Nilai yang didapat dalam TPA masih diakumulasikan dengan nilai ujian nasional (NUN).

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kota Surabaya sedang menyiapkan aplikasi untuk pengecekan nilai Tes Potensi Akademi (TPA). Sehingga peserta TPA dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur kawasan bisa mengetahui tingkat potensi akademiknya.

”Hasil TPA biasanya hanya disampaikan ke sekolah agar bisa dilihat kompetensi siswa untuk dipetakan.

Tapi tahun ini kami berusaha membuat tambahan aplikasi di website agar siswa bisa mengecek nilai TPA-nya dengan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan),” tutur Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya Ikhsan.

Saat ini Dindik lebih terfokus pada pengumuman penerimaan jalur kawasan terlebih dahulu. Karena hasil TPA pada 29 dan 30 Juni harus lebih dulu dikoreksi tim psikolog Univesitas Airlangga (Unair).

Untuk kemudian hasil TPA juga harus segera diserahkan ke tim ITS untuk dihitung dengan Nilai Ujian Nasional (NUN). ”Pada 1 Juli diumumkan melalui internet atau sekolah kawasan yang dituju,” lanjutnya.

lutfi yuhandi

Berita Lainnya...