Edisi 30-06-2016
Satrya Emas Dorong Umkm Tumbuh Dan Lebih Kuat


Geliat dunia usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan semakin menunjukkan gairahnya seiring dengan peluncuran program inovatif Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Maslahat alias Satrya Emas.

Program inovatif ini sebagai salah satu upaya mempercepat penumbuhan dan penguatan ekonomi masyarakat. rogram Satrya Emas yang telah diluncurkan pada 27 Mei 2016 merupakan unit pelayanan masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM guna mendukung UMKM.

Untuk mengoptimalkan program Satrya Emas di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan, telah dibagi enam wilayah pelayanan yang meliputi eks karesidenan Grati, Bangil, Gondangwetan, Kejayan, Purwodadi, dan Pandaan.

Langkah operasional tersebut diwujudkan melalui strategi inovatif penguatan koordinasi lintas SKPD dalam penguatan ekonomi lokal hingga pada level paling bawah.

Pada setiap wilayah pelayanan, terdapat tenaga pendamping yang siap melayani kebutuhan para pelaku UMKM, yakni berupa konsultasi hingga pemasaran produk yang dihasilkan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyatakan, program inovasi tersebut digagas dalam rangka mempercepat terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat.

Program dibuat untuk mengintegrasikan program pemerintah, dunia usaha, dan peran serta masyarakat.

”Layanan Satrya Emas ini sekaligus mendukung fokus pembangunan pada tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tentang penyiapan tenaga kerja yang andal guna mendukung Industri Kecil Menengah (IKM),” kata Bupati Irsyad.

Bupati kelahiran 1970 ini mencanangkan sasaran Satrya Emas adalah usaha mikro, kecil dan menengah serta masyarakat yang ingin merintis usaha.

Dengan demikian, Satrya Emas secara langsung mendorong berkembangnya potensi ekonomi lokal, tumbuhnya perekonomian daerah, serta terciptanya lapangan kerja baru.

”Tumbuhnya wirausaha mikro, kecil, dan menengah akan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Wirausaha yang mandiri dan tangguh ini akan mampu bersaing di pasar lokal, regional, maupun internasional,” kata dia.

Bupati Irsyad optimistis pengembangan potensi ekonomi bakal meningkat lebih cepat pada masa mendatang. Dia sadar pemerintah tak akan mampu bekerja sendiri untuk mendorong berkembangnya UMKM dengan anggaran yang terbatas.

Karena itu para pelaku ekonomi harus selalu kreatif dan inovatif agar bisa berkembang dan berdaya saing. Pengamat ekonomi Kresnayana Yahya menyatakan, potensi pengembangan UMKM saat ini masih sangat terbuka lebar. Para pelaku ekonomi diminta tak lagi khawatir tentang ruwetnya membuka dan menembus akses pasar.

Sebaliknya pelaku ekonomi harus konsisten untuk terus meningkatkan kuantitas, kualitas, serta kontinuitas produk usahanya. Hal ini penting dilakukan karena untuk mengantisipasi peningkatan permintaan produk yang sewaktu-waktu terjadi agar bisa terpenuhi.

”Pemasaran produk cukup dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Ada banyak toko online yang bisa membantu memasarkan produk tanpa batasan ruang dan waktu.

Para pelaku UMKM cukup bergabung dengan pemilik toko online tersebut,” kata Kresnayana Yahya pada diskusi bertema ”Gebrakan Ekonomi Kreatif, Bangkitkan Ekonomi Warga” di Pendopo Kabupaten Pasuruan.

Pakar Stastistik dari Institit Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini mencontohkan dirinya sendiri yang memanfaatkan layanan toko online sebagai sarana mengembangkan usahanya.

Tentu saja, jaminan kualitas dan kontinuitas produk menjadi kunci keberhasilan usaha tersebut. ”Banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan pasar melalui toko online .

Mereka cukup memajang atau memamerkan produk usaha dengan desain menarik hanya melalui tampilan foto. Para pembeli akan datang dengan sendirinya,” tutur dia.

Arie Yoenanto

Berita Lainnya...