Edisi 30-06-2016
Bupati Rencanakan Sidak TPR


BANTUL – Bupati Bantul Suharsono mengisyaratkan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pantai selatan.

Selain sidak yang akan dilakukan, untuk mengendalikan membludaknya jumlahpengunjung, petugas yang berjaga di tiap TPR akan dilakukan penambahan personil.

Bupati Bantul Suharsono menyatakan, pihaknya mengaku telah mendapatkan masukan informasi mengenai dugaan kebocoran retribusi yang besar terutama di Pantai Parangtritis. Pun begitu pihaknya tidak akan menelan mentah-mentah informasi itu sebelum menemukan langsung indikasi kebocoran itu.

Untuk itu pihaknya merencanakan untuk melakukan sidak. "Pada waktunya saya akan cek juga apakah petugas disana benar apa tidak benar (melakukan kebocoran retribusi)," katanya, kemarin.

Menurut Suharsono, sejauh ini dia belum bisa melakukan penggantian atau merotasi pejabat karena ada aturan dimana bupati baru bisa melakukan rotasi jabatan setelah enam bulan menjabat.

Pihaknya pun merencanakan akan melakukan penataan, temasuk petugas yang berjaga TPR. "Nanti saya akan tata, penjaga loket kalau tidak tertib akan saya ganti, tapisaya harustaulangsung tidak katanya-katanya," bebernya.

Sementara itu, untuk pengendalian TPR di Objek Wisata yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul tiap TPR dilakukan penambahan personil, baik itu dari pegawai kontrak, Polsek, Polairud, maupun Koramil.

TPR Induk Pantai Parangtritismisalnya yang sebelumnya dijaga13 petugas ditambah 29 petugas. Kemudian, TPRdiPantai Depok yang sebelumnya dijaga 6 petugas dilakukan penambahan 18 petugas.

TPR di objek wisata Pantai Samas yang sebelumnya dijaga 4 petugas ditambah 14 petugas. Begitu pula Pantai Goa Cemara, Pantai Kwaru, Pantai Pandansimo. Untukobjekwisataselainpantai meliputi Goa Cerme dan Goa Slarong semua petugas yang berjaga di TPR dilakukan penambahan.

Adapun untuk libur lebaran mendatang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 259.500 orang dengan pendapatan Rp1.163.125.000.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul Bambang Legowo disinggung mengenai potensi kebocoran retribusi menuturkan bahwa salah satu upaya untuk mencegah kebocoran adalah peran aktif dari wisatawan.

"Kita himbau wisatawan yangdatangkeobjekwisataminta karcis kepada petugas sesuai dengan orang yang masuk, itu salah satucara mengantisipasikebocoran," tuturnya.

muji barnugroho

Berita Lainnya...