Edisi 30-06-2016
KSAD Minta Lulusan Akmil Jadi Prajurit Profesional


MAGELANG– KSAD JenderalTNI Mulyonomengatakan, lulusanAkademi Militer (Akmil) bukan akademisi yang dipersenjatai, tapi prajurit profesional yang dibekali kemampuanakademis.

Selain itu, agar para calon perwira lulusan Akmil benarbenar mengedepankan kemampuan profesional kemiliteran, maka sambil memelihara dan meningkatkan kualitas intelektualnya sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan danteknologi (iptek).

“Kami tentu menyadari perkembangan zaman di era globalisasi saat ini sarat dengan tantangan di segala aspek kehidupan, baiksosial, ekonomi, budaya, maupun militer.

Oleh karena itu, para taruna harus mampu menjadi perwira-perwira yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif, baik di bidang profesionalisme kemiliteran maupun dalamaspekyanglain,” kataKSAD Jenderal TNI Mulyono di sela-sela Penutupan Pendidikan dan Wisuda 220 Taruna Akmil Tingkat IV di Gedung Lily Rohli Kompleks AkmilMagelang, kemarin.

Menurut Mulyono, untuk lulusan tahun ini sangat membanggakan. Berdasarkan data ada 28 TarunaTingkatIV yang dinyatakan lulusan cum laude. Ada pun lulusan terbaik diperoleh Sermatutar Tri Ageng Widhi N dan berhak mendapat penghargaan Adhi Makayasa denganindeks prestasi(IP) 3,68.

Tri Ageng kelahiran Prafi, Papua Barat, 9 Maret 1992, alumnus SMAN 1 Purworejo, dengan nilai akumulatif 85.4395. Para wisudawan tersebut dinyatakan lulus ini berhak menyandang gelar Sarjana TerapanPertahanan(STHan).

“Secara khusus, saya juga menyampaikan selamat kepada para tarunalulusanterbaikyangmendapat penghargaan Adhi Makayasa, Trisakti Wiratama, dan indeks prestasi tertinggi dengan predikat cumlaude,” kataMulyono.

Berakhirnya pendidikan di Akmil, kataMulyono, pada hakikatnya merupakan awal dari rangkaian panjang penugasan dan pengabdian sesungguhnya sebagai perwira TNI AD yang profesional dan dicintai rakyat.

Prestasi akademik yang telah dicapai di Akmil belum menjadi jaminan akan memiliki prestasi dan keberhasilan sama di medan penugasan. “Nanti keberhasilan tersebut lebih ditentukan tekad dan integritas yang kuat sertake mampuan beradaptasi terhadap dinamika lingkungan penugasan yang dinamis danbervariasi,” kataMulyono.

Sementara Kapenhumas Akmil Letkol Inf Asep Kusman mengatakan, Akmil merupakan lembaga pendidikan pusat yang bertugas menyelenggarakan pendidikan Taruna/- TaruniagarmenjadiperwiraTNIAD berkualifikasi Akademis Diploma IV Pertahanan.

Dalam penyelenggaraantahunpelajaran2015/ 2016berpedomanpada kurikulumpendidikan Akmil sesuai dengan prodi masingmasing meliputi Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, TeknilSipilPertahanan, TeknikMesin Pertahanan, dan Teknik Elektro Pertahanan.

Eko susanto



Berita Lainnya...