Edisi 30-06-2016
Pemudik dari Terminal Jombor Turun 10%


YOGYAKARTA – Pemudik yang berangkat dari Terminal Jom bor, Sleman, diprediksi akan turun 10% dibanding Le - bar an tahun lalu.

Ini disebab - kan momennya bersamaan de - ngan masa liburan mahasiswa. “Libur mahasiswa bersamaan. Mereka sudah berangsur pulang dulu sejak sepekan kemarin,” kata Ketua Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Ma - lam (Papbima) Terminal Jom - bor Sleman Sony Kurniawan, kemarin.

Musim libur mahasiswa ber pengaruh mengingat ma - yo ritas orang luar daerah di DIY di sini memang tugas belajar. Se mentara dari kalangan pe - ker ja hampir tidak ada. “(Pe - mudik) Yogya lebih banyak dari kalangan mahasiswa. Penu - run an bisa mencapai 10%,” ka - tanya.

Untuk penyediaan armada bus sudah disiapkan 84 unit reguler ditambah 54 unit bus pariwisata. “Puncaknya nanti pada H-4 dan H-5 nanti baru terlihat arus mudiknya.

Pada tanggal 8-10 (Juli) nanti, kemung kinan mulai ada lonjakan. Saat itulah semua armada kami gunakan, termasuk bus cadang an,” ujarnya. Penurunan pemudik dari Yog yakarta diakui Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY.

“Penurunan memang ter - ja di, tapi lebih karena ba nyak - nya perusahaan yang menga - da kan mudik massal,” kata Ke - tua Organda DIY, Agus Adri - yanto. Terpisah, Satlantas Polres Ku lonprogo menyatakan siap me ngamankan jalur mudik Lebaran.

“Sebelum ada operasi Ra madan, kami sudah minta ang gota untuk cek kendaraan. Tadi semuanya siap menga - man kan jalur Lebaran,” kata Kasatlantas Polres Kulonprogo AKP Imam Bukhori saat apel kesiapan personil Satlantas di Halaman Mapolres Kulon pro - go kemarin.

Kulonprogo merupakan sa - lah satu titik lelah bagi pemu - dik. Karena lelah, jalannya lurus dan bergelombang sehingga jika lalai pengemudi bisa me - ngalami kecelakaan. Setidaknya ada empat lo - kasi rawan, yaitu di Demen, Temon; Jalan Daendels Pan jat - an di Dalangan, Wates; dan Du - dukan, Sentolo yang rawan kecelakaan.

“Di lokasi itu akan kami bangun pos pengamanan yang bisa dimanfaatkan pemu - dik untuk istirahat,” katanya. Gelombang pemudik di Purworejo sudah mulai terlihat.

Sebanyak 67 sepeda motor yang diangkut kereta api motor gratis bagi para pemudik asal Kabupaten Purworejo tiba di Stasiun Kutoarjo, Selasa (28/6) malam. Puluhan motor ini diangkut dari Stasiun Jakarta Gu dang dengan Kereta Api Lu - ar Biasa (KLB) Motis.

Kepala Stasiun Kutoarjo Yu liono Mukti mengutarakan kedatangan KLB Motis di Ku to - arjo adalah yang pertama pada angkutan Lebaran 2016. “Be - sok malam akan datang lagi mo tis.

Terakhir untuk angkutan motis yang turun di Ku to - arjo sampai 3 Juli. Setelah kami turunkan langsung dimasuk - kan ke gudang. Bagi masya - rakat yang mau mengambil bi - sa dilakukan mulai Rabu (kema rin) pagi,” katanya.

hery priyantono/ kuntadi/ridho hidayat

Berita Lainnya...