Edisi 03-07-2016
Les Bleus Tak Mau Jadi Tumbal


SAINT-DENIS – Prancis akan menghadapi tim kejutan, Islandia, di perempat final Piala Eropa 2016. Les Bleus, julukan Prancis, tak ingin menjadi tumbal Islandia berikutnya saat bertarung di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, dini hari nanti.

Pada laga yang akan disiarkan RCTI dan Soccer Channel dini hari nanti, Prancis memang enggan memandang sebelah mata Islandia, karena Islandia saat ini adalah tim yang patut diperhitungkan. Mereka bahkan mencatat sejarah setelah mengempaskan Inggris 1- 2, Senin (27/6). Karena itu, Les Bleus akan waspada penuh saat pertandingan nanti.

Beruntung, sejauh ini Prancis memiliki hasil cukup meyakinkan di Piala Eropa. Tim asuhan Didier Deschamps itu telah mengemas dua kemenangan dan sekali imbang. Hasil itu membuat mereka memuncaki klasemen Grup A. Meski performa Ayam Jantan sempat menurun saat memasuki 16besar, mereka bersyukur bisa mengatasi perlawanan Republik Irlandia 1-2, Minggu (26/6).

Bek Prancis, Bacary Sagna, sangat mengharapkan timnya tak boleh sedikit pun meremehkan kualitas permainan Islandia. Bek Manchester City itu paham betul Aron Gunnarsson dkk memiliki tekad kuat untuk terus memberikan kejutan di Piala Eropa tahun ini. “Saya ingin terus melaju. Kami jelas tidak meremehkan Islandia.

Kami termasuk favorit, apalagi main di kandang,” ungkap bek kelahiran Sens, Prancis, 33 tahun tersebut kepada Soccerway. Les Bleus wajar bila harus meningkatkan kewaspadaan mereka, karena kemungkinan besar mereka tidak dengan komposisi terbaik saat menghadapi Islandia. Sejauh ini hanya Adil Rami dan N’Golo Kante yang dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

Selain itu, Deschamps masih menunggu kondisi terakhir Patrice Evra. JikaEvra absen, Deschampspastisemakin dipusingkan dengan komposisi pemain belakang. Deschamps wajar akan mengalami itu karena Evra adalah pemain utamanya di lini belakang bagian kiri sepanjang Piala Eropa ini. Pemain kelahiran Dakar, Senegal, 35 tahun, itu sudah bermain 360 menit.

Namun, Deschamps tak kehilangan akal untuk meracik skuad Les Bleus lebih solid lagi. Mantan pelatih Olympique Marseille itu mulai mencari pemain alternatif untuk dijadikan starter pada pertandingan nanti. Samuel Umtiti dipercaya akan menjadi pilihan mengisi kekosongan Rami. Bek anyar Barcelona berusia 22 tahun itu akan menjalani debutnya bersama Les Bleus. Selain Umtiti, Eliaquim Mangala bisa jadi opsi.

Di lain pihak, kubu Islandia menilai Prancisadalahtimkuat yangpunyapenampilan lebih bagus dibanding lawan-lawan sebelumnya, termasuk Inggris. Pelatih Lars Lagerback bahkan mengakui jika dirinya sangat kesulitan mencari kelemahan Antoine Griezmann dkk. Meski terdapat beberapa pemain Prancis yang harus absen di pertandingan nanti, dia melihat itu tidak akan berpengaruh besar.

“Kami sangat berharap bisa memberikan ujian untuk Prancis, meski mereka adalah salah satu tim dengan tingkat ofensif tertinggi di ajang ini. Saya pikir itu bisa menjadi keuntungan kami untuk m e m e - nangi pertandingan nanti,” ujar Lagerback.” Yang jelas, perjuangan tim berjuluk Strakarnir Okkar itu akan mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat Islandia. Salah satu dukungan langsung datang dari Presiden Islandia Gudni Johannesson, yang baru terpilih dalam pemilu 25 Juni lalu.

decky irawan jasri