Edisi 21-08-2016
Warga Psikotik Meriahkan 17-an


PEKALONGAN - Kemeriahan HUT ke-71 RI ternyata tidak hanya dimiliki warga normal pada umumnya. Warga dengan gangguan psikotik juga merayakan Hari Kemerdekaan RI.

Seperti yang dilakukan oleh puluhan penghuni Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan. Mereka mengikuti lomba kemeriahan HUT ke-71 RI yang digelar di halaman RPSBM setempat kemarin. Bagian Pelayanan RPSBM Kota Pekalongan Zaenudin menerangkan, kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun.

“Sebelum mengikuti lomba, mereka diberikan motivasi dan pembinaan secara mental. Kali ini ada 24 peserta yang sudah ada perkembangan mentalnya,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, selain memperingati kemerdekaan RI, tujuan digelarnya lomba tersebut untuk meningkatkan kualitas mental warga RPSBM setempat.

Sehingga saat dikembalikan ke pihak keluarga bisa bersosialisasi dengan baik. Lomba kali ini digelar dalam tujuh jenis perlombaan, yakni seperti balap karung, membawa kelereng menggunakan sendok, dan memasukkan pensil ke botol. “Mereka semua terlihat senang dengan perlombaan yang kami gelar.

Semoga bisa membantu pemulihan mereka,” tandasnya. Menurut Sekretaris RPSBM Fadzoli, perlombaan yang digelar dalam memperingati 17 Agustus tersebut juga sebagai salah satu sarana refreshing bagi warga RPSBM. “Selain itu, juga untuk melakukan terapi bagi warga penderita gangguan psikotik di RPSBM.

Jadi juga untuk membantu kesembuhan mereka. Lomba diberikan sesuai kemampuan mereka,” ujarnya. Pada RPSBM Kota Pekalongan terdapat gelandangan, gelandangan penderita gangguan psikotik, dan lansia. Jumlah penghuni RPSBM mencapai 52 orang. “Namun yang sudah dapat berinteraksi dengan orang lain sekitar 30 orang.

Jadi belum semuanya bisa diajak komunikasi. Jadi yang belum bisa diajak berkomunikasi kami pisahkan dan tidak kami ikutkan lomba. Sebab, dikhawatirkan akan mengganggu yang lainnya,” ucapnya. Selain kegiatan tersebut, warga penghuni RPSBM tersebut juga mendapat pemeriksaan dari dokter. Selain itu, juga diberikan siraman rohani setiap sore.

prahayuda febrianto

Berita Lainnya...