Edisi 21-08-2016
Kerangka Tulang Belulang Manusia Ditemukan di Gunung Papandayan


GARUT- Tulang belulang di du - ga kerangka manusia di te mu - kan di Gunung Papandayan, Ka - bu paten Garut. Tu lang belulang itu ditemukan saat p e tu gas Ba - lai Besar Konservasi Sum ber Daya Alam (BKSDA) Wi layah V Jawa Barat, me la ku kan patroli.

Kapolsek Pamulihan AKP Du du mengatakan kerangka ter sebut ditemukan di kawasan hu tan lindung Gunung Pa pan - day an, wilayah hukum Polsek Pa mulihan. “Menurut laporan, pe - nemuannya terjadi pada Ka mis 18 Agustus 2016, sekitar pu kul 16.00 WIB sore oleh Asep Rus - jana, 55, seorang petugas Po lisi Hutan BKSDA.

Ke mu di an, Polisi Hutan ini melapor ke Ma - polsek Pamulihan pada Ju mat 19 Agustus 2019,” kata Du du saat dihubungi KORAN SIN DO kemarin. Evakuasi terhadap kerangka ini dilakukan pada Sabtu siang. Se jumlah anggota kepolisian dan BKSDA, telah berada di lo - kasi yang merupakan per ba tas - an antara Kecamatan Pa mu lih - an dan Cisurupan tersebut.

Jauh nya jarak, curamnya me - dan, dan waktu yang semakin ge lap, membuat proses eva kua - si tidak bisa dilakukan saat tu - lang belulang itu ditemukan. “Jarak dari kawah Papanday - an sekitar 12 km, kendaraan ti - dak bisa masuk ke lokasi karena ha nya berupa jalan setapak di le - reng gunung dalam hutan. Perlu be lasan jam untuk bolak-balik ke lokasi kerangka itu berada,” ujar nya.

Akan tetapi belum bisa di - pas tikan apakah kerangka ini ada lah warga sekitar, atau pen - da ki, atau apa. Terlebih, lokasi pe nemuan kerangka ini juga de kat dengan Bandung, yaitu ke ar ah barat masuk wilayah Ke ca mat an Pangalengan, Ka bu pa ten Bandung. Dari lokasi penemuan ke - rang ka, polisi mengamankan se jumlah bukti berupa pakaian dan KTP.

Kasubag Humas Pol - res Garut AKP Ridwan Tam pu - bo lon mengatakan, pada KTP yang ditemukan, tertera iden - ti tas atas nama Komarudin, ke - la hir an Bandung 11 Juli 1959, war ga Jalan Sukaraja II RT02/ - 06, Desa Sukaraja, Kecamatan Ci c endo Kota Bandung. “Pihak kepolisian mesti me - lakukan penyelidikan lebih lan - jut atas temuan tulang belulang yang diduga kerangka manusia ini, berikut memastikan iden ti - tas sesuai yang tertera pada KTP.

Se bab, belum tentu KTP ini mi - lik korban yang menjadi ke rang - ka tersebut,” jelas Ridwan. Dengan demikian, pihak kepolisian masih menetapkan ke rangka yang ditemukan ini sebagai mayat tak beridentitas. Sedangkan hingga kini belum diketahui penyebab kematian dan kapan korban meninggal.

“Barang bukti berupa pa kai - an korban kami amankan se per - ti celana panjang berwarna biru, kaos kerah warna putih list hi - jau, celana pendek warna hitam, to pi label SMP, dan sandal ka - ret,” ujarnya.

fani ferdiansyah

Berita Lainnya...