Edisi 21-08-2016
PB PON Tak Kompak Soal Rencana Persib


BANDUNG– Sikap Wakil Ketua Harian PB PON XIX/2016, Ahmad Hadadi bertolak belakang dengan Ketua Harian PB PON XIX/2016, Iwa Karniwa terkait rencana Persib Bandung menggelar laga kandang melawan Arema Cronus di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/8).

Ditegaskan Ahmad, stadion berkapasitas 38.000 penonton tersebut sudah disiapkan untuk acara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jabar. Sejauh ini persiapan sudah dilakukan, bahkan beberapa peralatan telah disimpan di stadion milik Pemkot Bandung itu. “Persiapan opening PON 2016 sebenarnya sudah dimulai termasuk pemasangan peralatan di beberapa tempat.

Tentu sangat terganggu apabila Persib menggunakan Stadion GBLA karena kami sudah membawa equipmentyang sangat banyak ke sana (GBLA),” ujar Ahmad saat dihubungi, kemarin. Selain itu sesuai dengan regulasi, pihaknya sudah memberikan surat edaran dan sudah tertulis dalam MoU agar seluruh venueyang digunakan untuk penyelenggaraan PON XIX/2016 Jabar tidak bisa digunakan lagi.

“Jadi mohon dengan hormat, sehubungan PON itu sudah tinggal beberapa hari lagi, ya kami akan melakukan penyiapan-penyiapan. Kalau tohada kegiatantest venue itu pun untuk PON karena dari sisi penontonnya juga masih bisa dikendalikan. Sehingga tidak akan menganggu venue lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, Ahmad berharap dengan kondisi tersebut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mempertimbangkan kembali pemberian izin kepada Maung Bandunguntuk menggunakan Stadion GBLA. “Mohon Persib dengan lapang dada untuk pindah. Mungkin juga ke Jalak (Harupat) atau yang lebih safetyadalah Stadion Galuh di Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Ahmad cukup paham dengan keinginan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil agar laga Persib kontra Arema di pekan terkahir putaran pertama ISC A 2016 dapat dilaksanakan di Stadion GBLA sekaligus sebagai simulasi sebelum digunakan untuk PON 2016. Sementara itu General Coordinator Panpel Persib Budi Bram Rachman mengaku, tidak mengetahui jika Stadion GBLA tidak bisa digunakan Persib.

Sebab sejauh ini pihaknya belum mendapatkan keterangan resmi dari pihakpihak terkait. “Saat ini kami tunggu saja keterangan resminya seperti apa. Karena kami masih tetap mengacu pada keterangan Pak Wali Kota Bandung kalau kami bisa menggunakan GBLA. Setelah mendapatkan keterangan resmi secara tertulis tidak bisa dipakai, maka kami akan lakukan langkah selanjutnya karena pelaksanaan pertandingan masih ada beberapa hari lagi,” tandas Bram.

Selain mendapat dukungan dari Ridwan Kamil, Persib pun mendapat restu dari Ketua Harian PB PON XIX/2016 Iwa Karniwa yang mengatakan, pelaksanaan laga Persib melawan Arema diizinkan karena pihaknya juga akan menjadikan pertandingan tersebut sebagai simulasi sebelum digunakan untuk menggelar upacara pembukaan PON 2016.

muhammad ginanjar

Berita Lainnya...