Edisi 21-08-2016
Reklame Bakal Lebih Berwarna


BANDUNG- Wali Kota Bandung Ridwan Ka - mil berjanji semua reklame di Bandung akan semakin tertata rapih dengan pem batasan jumlah reklame yang hendak di pa sang.

Emil menegaskan tidak boleh ada lagi reklame yang dipasang se cara serampangan, apalagi sam pai membuat mata orang yang melihat tidak enak. “Ke de - pannya gakada lagi yang pasang sem barangan. Jumlah, bentuk, uku rannya akan ditentukan Pem kot Bandung,” ujar Emil saat memimpin pembongkaran rek lame di Jalan Riau, Kota Ban - dung, dini hari kemarin.

Operasi pembongkaran rek - lame tersebut, menurutnya, ba - gian dari cetak biru penataan rek - lame di seluruh Kota Ban dung. Upaya penertiban, me nu rut Emil akan diprioritaskan pa da reklame yang masa izinnya te lah habis atau bahkan tak berizin. Setelah ditentukan titik-ti tik le gal pemasangan reklame, pi - haknya mengaku akan me le lang ke pada pengusaha pe rik la nan. Se - hingga penempatan rek la me tak seperti sebelumnya yang di la ku - kan dengan se mau nya.

“Ke de pan - nya, gakada lagi ak si semaunya dari pengusaha,” tu turnya. Dengan pembenahan, Emil ber harap proses perizinan juga se makin tertib. Setelah me me - nang kan lelang, tegas Emil, ven - dor wajib mengikuti ketentuan fi sik yang sudah diarahkan atau di pandu tim dari pemkot. “Dengan adanya penertiban ini, kami harapkan lebih jelas.

Pen dapatannya juga tidak ber da - sarkan panjang kali lebar tapi ka - mi usulkan bagi hasil setiap pe - ngusaha dapat sekian dan ka mi dapat sekian persen,” tu tur nya. Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya yang menangani rek lame ini mengatakan, ke de - pannya reklame di Bandung akan diarahkan ke konsep smart rek lame.

Konsep ini akan me - nge depankan teknologi yang mem buat Kota Bandung se ma - kin indah. Selain itu pesan yang ingin disampaikan dalam rek la - me juga akan lebih terasa dan mu dah diterima oleh siapa saja yang melihat karena konten yang ada lebih berwarna. “Sekarang kansudah ada me - ga tron dan videotron.

Ke de - pan nya akan diupayakan rek - lame yang bisa berisi berbagai kon ten dan juga mempercantik Ban dung,” ungkapnya. Meski begitu, Arief me ne - gaskan konsep smart reklame bu kan ditujukan untuk me ma - ti kan layanan biro reklame kon - ven sional. Mengingat tak se - mua biro reklame bisa me ngi ku - ti teknologi tersebut, terlebih de ngan biaya yang cukup tinggi.

“Untuk penataan lebih ra - pih, reklame yang biasanya ber - jajar di pinggir jalan kini dapat di satukan dalam reklame berba sis teknologi yang dapat mem buat tata kota semakin rapi,” tambah Arif. Adapun untuk reklame kon - vensional, Arief mengaku akan tetap diberi ruang untuk ber - saing.

“Untuk yang kon ven - sional kita letakkan di Kosambi. Yang memang banyak orang ber jalan dan berlalu lalang. Pe - sannya juga kan lebih efektif,” paparnya. Namun, untuk ke pas tian nya lebih lanjut, Arief mengaku akan melakukan koordinasi de ngan banyak biro reklame un tuk dapat memutuskan solusi ter baik.

heru muthahari

Berita Lainnya...