Edisi 21-08-2016
Bus Jemaah Haji Magelang Mogok


MAGELANG - Sebanyak 353 jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 33 asal Kabupaten Magelang dilepas dari halaman Pemkab Magelang di Sawitan, Mungkid kemarin.

Pelepasan dilakukan Bupati Magelang Zaenal Arifin. Dalam pelepasan sempat diwarnai salah satu bus yang membawa rombongan jamaah haji sempat mogok. Untuk seremonial pelepasan jamaah haji dilakukan Bupati Magelang Zaenal Arifin dengan mengangkat bendera start di depan pintu gerbang Kompleks Pemkab Magelang pada pukul 16.00 WIB.

Sebanyak 353 jamaah haji tersebut dari Kabupaten Magelang menuju Asrama Haji Donohudan naik 8 unit bus. Meski demikian, saat dilangsungkan pelepasan, hanya unit 6 bus karena bus ke-8 mogok dan bus ke-7 menunggu. Sebagian jamaah haji yang sudah di atas bus turun menunggu bus diperbaiki. Sekitar 15 menit kemudian bus kembali bisa beroperasi, sedangkan rombongan yang dilepas terlebih dahulu menunggu di Lapangan drh Soepardi di Sawitan berjarak sekitar 500 meter.

Kasubag TU Kemenag Kabupaten Magelang Ngatmin menerangkan, jumlah jamaah haji yang tergabung dalam kloter 33 ini ada 353 jamaah. Rencananya, dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, mereka akan berangkat menuju Arab Saudi, Minggu (21/8) ini. Terkait dengan keberadaan bus yang mogok akan dicarikan solusinya.

“Untuk pengadaan bus menjadi kewenangan pemda, sedangkan Kemenag pengurusan teknisnya,” ucapnya. Berdasarkan data dari Kemenag Kabupaten Magelang, untuk kloter 57, 58, dan 59, pemberangkatan dilakukan 30 Agustus mendatang. Kendati dari tiga kloter sekaligus, jam pelepasan berbeda-beda karena adanya selisih waktu.

Selain itu, keberangkatan dari Asrama Haji Donohudan menuju Arab Saudi, dari ketiga kloter tersebut juga berbeda. Sementara itu, salah satu pengantar jamaah haji asal Tanjungsari, Borobudur, Kabupaten Magelang Masrur mengatakan, untuk para pengantar jamaah haji tahun ini diberikan kemudahan bisa memasuki areal halaman Pemkab Magelang.

Sementara tahun sebelumnya para pengantar tidak bisa leluasa memasuki areal Pemkab Magelang. “Kebetulan dari kampung saya ada empat jamaah, termasuk adik, Umar Arifin dan istrinya, Nafiatur Rohmah. Kemudian dilakukan upacara bersama di masjid baru datang ke sini.

Waktu dulu saya berangkat bus bagus, tapi kenapa kok sekarang sampai ada yang mogok,” kata Masrur, yang mengaku telah berhaji. Pihaknya berharap ke depannya pengadaan bus bagi jamaah haji dicarikan yang lebih bagus dan pelayanan yang telah baik sekarang ini agar dipertahankan.

eko susanto

Berita Lainnya...