Edisi 21-08-2016
Gubernur Usul Sarana Perekaman E-KTP Ditambah


SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengusulkan ke pemerintah pusat untuk memberi penambahan sarana dalam rangka perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di wilayahnya.

”Penambahan sarana sangat dibutuhkan agar perekaman e-KTP berjalan sesuai waktu yang ditentukan,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya kemarin. Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan perekaman data kependudukan e- KTP dibatasi hingga 30 September 2016.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur, pembatasan perekaman data juga harus dilengkapi sarana memadai sehingga di beberapa daerah yang masih sedikit bisa segera terantisipasi. ”Kalau sarananya tidak terpenuhi maka tak bisa ada mobilisasi warga karena keterbatasan mesin. Ini yang harus mendapat perhatian serius,” ucapnya.

Pemprov Jatim, tidak memiliki kewenangan banyak dalam persoalan ini, tapi tetap memberi fungsi fasilitasi, seperti menggerakkan dinas kependudukan di semua daerah untuk lebih aktif bersosialisasi dan mendorong warganya yang belum terekam e-KTP.

Dia juga mengaku telah meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jatim Sukardo mendata total sekaligus memberikan fasilitas berupa imbauan dan dorongan kepada daerah untuk memperhatikan lebih intens terhadap perekaman e-KTP.

”Pak Sukardo sudah saya minta untuk mengumpulkan kepala dinas dari 38 daerah di Jatim, khusus berbicara masalah ini,” kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

(ant)

Berita Lainnya...