Edisi 21-08-2016
Jelajah 33 Provinsi dalam 279 Hari


Gila. Itulah kata yang selalu dilontarkan sahabatsahabat Yudi Harbie atas aksi yang dilakukannya. Bagaimana tidak, Yudi nekat menjelajah Nusantara hanya menggunakan mobil Vollkswagen klasik atau VW kodok buatan 1961 berpelat B2360B tanpa pendamping selama 279 hari.

Kepada KORAN SINDO, Yudi menceritakan kisah suka dukanya saat melaksanakan misi yang mengusung tema “Ekspedisi Lintas Pulau Indonesia”. Dia mengaku start dari Jakarta pada 1 Oktober 2013 dan menempuh perjalanan hanya seorang diri menyusuri berbagai daerah di Nusantara. Total jarak tempuh yang dilewatinya 40.127.415 kilometer.

“Saat itu bertepatan dengan gelaran Sumpah Pemuda. Saya ingin membangkitkan nasionalisme pribadi dengan melaksanakan jelajah Nusantara tersebut,” katanya saat ditemui dalam acara gathering Volkswagen Indonesia di Pantai Marina, Kota Semarang, kemarin. Berbekal mobil VW kodok kesayangannya, Yudi nekat melakukan perjalanan itu.

Banyak suka duka yang ia rasakan saat melakukan perjalanan itu. Seperti saat pecah ban di hutan belantara Sulawesi. Saat itu Yudi yang notabene tidak mengerti mesin dan cara memperbaiki mobil mengaku sangat kebingungan. “Akhirnya saya tidur di dalam mobil sambil menunggu pagi untuk memperbaiki,” ungkapnya. Tak hanya itu, dia juga beberapa kali mengalami kerusakan mobil.

Namun, semuanya tidak terlalu parah dan dapat diperbaiki dengan mudah. “Itu kisah dukanya. Kisah senangnya saya dapat menyaksikan berbagai budaya, suku, adat istiadat, serta keanekaragaman Indonesia secara langsung,” ungkapnya sambil tersenyum. Tak hanya itu, untuk mengasah nasionalismenya, Yudi mengunjungi 70 makam pahlawan nasional dan ribuan makam pahlawan yang ada di daerah-daerah tertentu.

Sebagai penjelajah, bapak satu anak ini juga selalu menyisihkan uang untuk diberikan kepada panti asuhan, anak yatim, serta korban bencana alam. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa dia benarbenar telah menempuh perjalanan tersebut, Yudi melakukan aksi yang tidak biasa.

Dia selalu singgah di kantor-kantor pos di daerah yang ia singgahi untuk meminta cap pos dari kantor pos tersebut. Tak hanya itu, dia juga selalu mengirimkan kabar kepada keluarga melalui surat yang dicap di kantor pos tempat ia singgah. Tercatat, 90 kantor pos yang ia singgahi dalam perjalanan itu.

ANDIKA PRABOWO
Kota Semarang

Berita Lainnya...