Edisi 21-08-2016
309 Paket Pekerjaan Dalam Proses Lelang


MEDAN – Sebanyak 309 paket pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan sedang tahap proseslelangsementarasebanyak 307 paket sudah selesai dilelang. “Selanjutnya ada 21 paket yang sedang dalam proses berkas.

Yang sedang proses berkas itu paket lelang dari Dinas Pendidikan, Dinas Pertamanan, dan lainnya. Kebanyakan pembangunan fisik,” ungkap Kepala Bagian Aset dan Perlengkapan Setdako Medan, Agus Suriyono di Medan, Jumat (19/8). Agus mengatakan proses lelang untuk pekerjaan fisik yang dilakukan saat ini sudah terlambat.

Seharusnya lelang sudah dilakukan sejak Mei atau Juni lalu sehingga pekerjaannya sudah dimulai sekarang. Karena sejumlah proyek masih dalam proses lelang maka pengerjaannya baru bisa dilakukan awal September atau akhir September. “Kalau pengerjaan fisik dilakukan sekarang, jelas terlambat karena pengerjaannya baru di akhir tahun.

Kami tidak tahu alasan keterlambatan karena hanya memproses berkas yang disampaikan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk dilelang,” katanya. Agus menambahkan, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemko Medan berjalan profesional, terutama dengan penerapan sistem online melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Saat ini tidak ada lagi istilah pemenang titipan atau sengaja dimenangkan karena sistem sudah ketat. Server untuk lelang terkoneksi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sehingga setiap kegiatan terpantau. Apabila ada permainan, maka akan langsung ketahuan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga terus melakukan supervisi. Pengamat telekomunikasi dari Universitas Sumatera Utara (USU), Muhammad Syafri menjelaskan proses lelang dengan sistem online jauh lebih efisien dan memberi manfaat. Pihak ketiga banyak terbantu mulai dari waktu dan dana karena tidak harus datang untuk mengikuti proses lelang.

reza shahab

Berita Lainnya...