Edisi 21-08-2016
Belasan Pasangan Mesum Terjaring Razia


PALEMBANG- Belasan pasangan mesum terjaring razia dan digelandang petugas gabungan dalam razia di sejumlah tempat indekos dan warung remang-remang di Palembang, Jumat (19/8) malam.

Dari belasan pasangan yang ter - jaring, rata-rata mahasiswa dan mahasiswi. Razia tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat pol PP) Kota Palembang, kepolisian dari Polresta Pa le m - bang, beserta jajaran TNI dari Ko dim dan Denpom Kodam II/Sriwijaya, razia ini me ru pa - kan kegiatan rutin untuk mem - berantas penyakit masyarakat.

Selain itu, petugas juga me - ngangkut belasan pasangan bu - kan suami istri, beberapa pe ker - ja seks komersial (PSK) di ping - gir jalan, dan ratusan botol mi - nu man keras di sejumlah wa - rung remang-remang juga turut diamankan. Pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, razia yang di mu - lai pukul 21.00 WIB diawali de - ngan mendatangi dan me la ku - kan penggeledahan di pe ngi na - pan Sekip yang berada di Jalan May Salim Batubara, Pa lem - bang.

Di tempat itu, petugas mendapatkan beberapa pas a - ngan bukan suami istri yang di - du ga tengah berbuat mesum. Saat dilakukan penggerebekan, pasangan tersebut sedang ber - m es raan di dalam sebuah kamar. Usai menyambangi pengi - na pan tersebut, petugas me nu - ju ketiga rumah yang dijadikan tempat indekos yakni, indekos ”Mama” di Jalan R Sukamto, Lorong Rawa Bening, Keca matan Kemuning; indekos Villa Su - kabangun Asri (VSA) di ka wasan Jalan Sukabangun II, Ke ca - matan Sukarami; dan terakhir di indekos ”Mario” di Jalan Bam bang Utoyo, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II.

Dari tiga indekos dan satu penginapan tersebut, sedikit nya pe tugas menggiring sebelas pa - sa ngan yang diduga mesum, ke kan tor Satpol PP Kota Pa lem - bang. Ironis, pasangan yang ter - jaring tersebut rata-rata masih berstatus pelajar dan ma ha sis - wa. Salah seorang wanita yang terjaring, YL membantah jika dia dan kekasihnya tengah ber - buat mesum di kamar indekos yang disewanya.

Menurut YL, kekasihnya terpaksa menginap di kamar indekosnya lantaran takut pulang karena sudah te - ngah malam. ”Tidak, kami tidak melakukan apa-apa. Dia me - mang pacar saya dan dia ter pak - sa menginap karena takut pu - lang. Dia ke sini untuk men ger - jakan tugas,” bantah YL kepada pe tugas yang melakukan peng - gele dahan.

Meski membantah, petugas tetap membawa YL dan keka - sih nya untuk dimintai kete r a - ngan. Selain mengamankan pa - sa ngan yang diduga mesum, pe - tu gas juga mengamakan pul u - han penghuni kamar indekos yang tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Usai menyapu bersih (me - nyisir) penginapan dan se jum - lah kamar indekos, petugas juga me razia kawasan Jalan Dr Wa - hidin, Kecamatan Ilir Barat (IB) I.

Dari kawasan yang dikenal de - ngan nama B7 itu, petugas me - nangkap lima orang PSK yang kerap menjajakan diri di ka wasan tersebut. Penangkapan itu sempat diwarnai aksi kejar-ke - ja ran, karena PSK yang me nge - tahui kedatangan petugas, lang sung melarikan diri. Petugas yang memang telah melakukan pengepungan di kawasan itu, dengan mudah mengamankan para PSK ter se - but.

Razia berakhir di Jalan Let - kol Iskandar, tepatnya di samping Internasional Plaza (IP). Di sana, petugas melakukan peng - ge ledahan warung yang kerap menjual minuman keras. Se di - kit nya, 200 botol minuman keras berbagai merek diamankan dari beberapa warung pinggir jalan itu.

Kasat Pol PP Kota Pa lem - bang Kompol Tatang Duka Dire ja mengatakan, razia ini senga ja dilakukan guna meminima lisasi terjadinya seks bebas, khususnya di kalangan remaja. ”Untuk itu, kami (Satpol PP) bersama Kodim, Dempom Ko - dam II/Sriwijaya dan Polresta Palembang, melakukan razia penyakit masyarkat (pekat) ini.

Sasarannya yakni PSK, mi nu - man keras, dan sejumlah in de - kos yang telah disinyalir kerap dijadikan tempat untuk ber - buat mesum,” ujar Tatang. Menurut Tatang, dalam razia ini, petugas menjaring 40 orang, baik yang tidak memiliki KTP, diduga mesum, maupun PSK. ”Ada 11 pasangan yang diduga mesum kita tangkap.

Kita juga mengamankan lima orang PSK dan menyita 200 botol miras,” terangnya. Berdasarkan pemeriksaan pihaknya, lanjut Tatang, ratarata yang terjaring didominasi kalangan mahasiswa dan ma ha - siswi. ”Akan dilakukan pen da - taan terhadap mereka yang ter - jaring ini. Untuk pasangan me - sum, tentu kita akan me mang - gil keluarga atau orang tuanya dan diwajibkan membuat surat penyataan.

Sementara untuk PSK, akan dilakukan pembi - naan,” jelasnya. Tatang menambahkan, se - lan jutnya pihaknya akan me la - ku kan koordinasi dengan pihak Perhimpunan Hotel dan Resto - ran Indonesia (PHRI) untuk me - nertibkan dan menindak hotel yang diduga menyiapkan tem - pat untuk berbuat mesum. ”Jika nantinya ada hotel yang ke da - patan dengan sengaja me nyia - pkan tempat, tentu akan di be - rikan sangsi tegas,” pung kasnya.

adi haryanto

Berita Lainnya...