Edisi 12-10-2016
Tertunda Surat Rekomendasi


SEKAYU- Penutupan sumur minyak yang di - tambang oknum warga di kawasan Ke luang- Mangunjaya, Babat Toman, Muba, be lum sepe - nuhnya tuntas. Dari 104 sumur yang akan di - tertibkan, 27 di antaranya belum dapat dilakukan karena warga memegang rekomendasi gubernur.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ju - lihan Muntaha mengatakan, pener - ti ban sejak hari pertama hingga ke - marin berjalan lancar tanpa konflik, kecuali unjuk rasa satu hari sebelum penertiban dimulai yakni Sabtu (8/9). “Yaberjalan lancar, kita menu - runkan personel dari Polda Sumsel, Sa tuan Brimob dan tentu Polres Muba.

Semua sudah selesai terutama di Keluang. Di Mangunjaya ini ada 27 sumur yang harus di in - tegosiasi ulang, karena ada surat rekomendasi dari gubernur yang dipegang warga,” ujarnya ditemui di stasiun pengumpul di Mangu n jaya, Babat Toman, kemarin, Penertiban ini, sambung ka - pol res, berdasarkan perintah atasan dan per min taan dari PT Pertamina.

Ada pun surat reko - mendasi yang membuat pener - ti ban 27 sumur minyak tertun - da, yakni surat ter tanggal 31 Oktober 2013 dengan No 5411/2309 /Dis tam ben/ 2013, yang ber si fat biasa de ng - an perihal per se tujuan peng - usa haan sumur tua minyak bumi. Dalam surat yang ditan - da tangani Gu ber nur Sumsel ter sebut, sumur mi nyak diusa - ha kan oleh KUD Karya Tam - bang Jaya, Kelura han Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman.

Mendapati hal tersebut, PT Pertamina EP melalui Manager Field Ramba Heru Irianto me - ngatakan, pihaknya akan ber - konsultasi dengan tim legal PT Pertamina EP di pusat. Se lain itu, hari ini di Pemkab Muba juga akan berlangsung pertemuan terkait 27 sumur tersebut.

“Da - lam surat ter se but ada 40 su - mur, namun ber da sarkan data hanya 27 sumur minyak yang saat ini berfungsi dan dikelola warga. Jadi untuk sementara penutupan kita tunda sampai adanya kejelasan surat tersebut. Jadi hari ini (kemarin) kita anggap selesai terlebih dahulu,” ujar Heru saat dibincangi usai aksi penutupan sumur minyak di hari ketiga, kemarin.

Dalam surat tersebut, kata Heru, pihaknya memper tanyakan definisi atau arti sumur tua yang dimaksud. Sebab, sam bung dia, yang dapat dikatakan sumur minyak tua tersebut adalah su - mur minyak yang dibor sebelum tahun 1970 dan tidak dikelola atau dikembangkan. “Sekarang, sumur minyak itu masih dikelola dan masih dalam pengemba - ngan. Jadi kita cari tahu dulu apa yang dimaksud sumur tua dalam surat tersebut,” kata dia.

“Kita besok (hari ini), di - undang oleh Pemkab Muba untuk membahas aspirasi ma - syarakat. Ada beberapa mas ya - rakat yang ingin m e nyam pai - kan aspirasi. Khusus untuk su - mur yang sudah ditutup, ada kesepakatan apabila dilakukan operasional kembali oleh ma - syarakat, maka akan diambil tindakan,” jelas Heru.

Kendati mendapati ham ba - tan, lanjut dia, kegiatan pe nu - tupan sumur minyak yang dilakukan pihaknya sejauh ini berjalan cukup baik, meskipun tidak dapat dilakukan secara keseluruhan. Di mana terdapat hal positif yang dapat diambil, yakni pelaksanaan penutupan sumur minyak di Kecamatan Keluang bisa dilakukan 100%.

“Masyarakat Kecamatan Ke - luang sangat kooperatif. Se te - lah penertiban ini, kita akan lakukan program pember da - yaan masyarakat di Kecamatan Keluang, seperti penerapan CSR. Saat ini masih studi atau kajian perekonomian yang di - la kukan oleh Unsri. Kita men - cari solusi pengganti nafkah para penambang, bidangnya belum bisa dibilang, karena masih studi,” beber Heru.

amarullah diansyah

Berita Lainnya...