Edisi 12-10-2016
Jabar Andalkan Atlet yang Turun di PON 2016


BANDUNG – Setelah sukses meraih lima medali emas dan tiga perunggu di PON XIX/2016, Pengprov Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jabar mengalihkan fokus dan konsentrasi ke PON Remaja II yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah, tahun depan.

Ketua Umum Pengprov Perserosi Jabar Erry Sudrajat mengatakan, program menghadapi PON Remaja II/2017 sudah disiapkan sejak jauh hari. Terlebih Surat Keputusan (SK) dari KONI Pusat terkait penyelenggaraan PON Remaja sudah resmi diterbitkan. “Cuma kami masih menunggu terkait peraturan yang diterapkan dan pelaksanaannya itu sendiri.

Kalau dari kabar sihakan digelar pada bulan Juli 2017,” ujar Erry kepada KORAN SINDOsaat ditemui di Sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin. Selain itu, dari informasi yang didapat, pelaksanaan PON Remaja II/2017 akan memberlakukan babak kualifikasi. Sehingga diperlukan persiapan lebih matang agar para atlet bisa lolos seleksi dan tampil di multievent nasional yang rencananya akan mempertandingkan 36 cabang olahraga tersebut.

“Kalau ada babak kualifikasi mau tidak mau berarti ada penentuan kuota,” katanya. Program pencarian atlet sepatu roda potensial, kata Erry, akan lebih maksimal setelah Gubernur Jabar Ahmad Heryawan merestui rencana menggelar kejuaraan bertajuk Piala Gubernur Jabar, Desember mendatang.

”Jadi sekalian saja kami lakukan seleksi,” tuturnya. Erry berharap, awal Januari 2017, tim bayangan sepatu roda Jabar sudah terbentuk sehingga persiapan jelang turun di babak kualifikasi PON Remaja II/2016 semakin maksimal. “Sebenarnya atlet kami yang turun di PON XIX kemarin masih bisa ikut PON Remaja.

Karena usianya masih di bawah 17 tahun. Bahkan, mereka sudah bisa melawan para seniornya. Tapi kami lihat dulu

Berita Lainnya...