Edisi 12-10-2016
Giliran Anggota DPRD Kunker ke Bali


SIMALUNGUN– Setelah ratusan kepala desa berangkat studi banding ke Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/10), kini giliran 50 anggota dan pimpinan DPRD Simalungun terbang ke Bali, Selasa (11/10).

Informasi yang diperoleh KORAN SINDO MEDAN, keberangkatan anggota dan pimpinan DPRD dalam rangka kunjungan kerja (kunker) terkait pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2016. Pasalnya, terdapat sekitar Rp40 miliar anggaran kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diusulkan dalam P-APBD 2016, termasuk salah satunya anggaran studi banding kades ke Kota Bandung.

Ketua DPRD Simalungun, Johalim Purba, membenarkan keberangkatan seluruh anggota legislatif dari empat komisi ke Bali dalam rangka kunker. “Seluruh anggota komisi, termasuk saya berangkat kunjungan kerja ke beberapa daerah di Bali,” ujar Johalim. Wakil Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, yang dikonfirmasi melalui telepon juga membenarkan adanya kunker pimpinan Dewan ke Bali.

“Saya ikut, tapi (sekarang) lagi di Medan, abang saya meninggal,” kata Politisi Golkar ini. Sejumlah anggota Dewan yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya kunker ke Bali tersebut. Anggota DPRD Simalungun, Salben Damanik, mengatakan, kunjungan kerja anggota legislatif ke Bali tidak terjadwal alias kegiatan mendadak.

“Ke Bali dalam rangka kunjungan kerja. Seluruh komisi DPRD Simalungun (ikut) berangkat dan keberangkatannya tidak terprogram,” ujar politisi PAN tersebut. Anggota DPRD Simalungun, Usmayanto, juga mengakui adanya kunker ke Bali, namun dia tidak ikut dalam kegiatan tersebut karena sedang mengikuti kegiatam bimbingan teknis (bimtek) di DPP PKS, Jakarta.

“Memang ada kunjungan kerja anggota DPRD Simalungun ke Bali, tujuannya saya tidak tahu, mungkin terkait tugas di komisi-komisi,” kata Usmayanto. Sementara Sekretaris DPRD Simalungun, JT Purba, saat ingin ditemui tidak berada di kantornya. Menurut seorang stafnya, JT Puba juga ikut dalam kunker anggota legislatif ke Bali.

“Tidak ada yang masuk kantor anggota DPRD Simalungun hari ini, seluruhnya tugas ke luar daerahm, kunjungan kerja ke Bali, termasuk sekretaris Dewan,” kata seorang staf Sekretariat DPRD Simalungun yang minta namanya tidak ditulis. Dia menyebutkan, biaya untuk kegiatan kunjungan kerja anggota DPRD Simalungun ke Bali tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 miliar.

ricky hutapea

Berita Lainnya...