Edisi 12-10-2016
Enam PNS Pemkot Diturunkan Pangkat


PALEMBANG - Akibat tidak disiplin, sebanyak enam pe g a - wai negeri sipil (PNS) di ling ku - ngan Pemkot Palembang di jatu hi sanksi penurunan pangkat satu tingkat di bawahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kota Palem - bang, Ratu Dewa mejelaskan, ke enam pegawai ini terdiri dari dua orang guru dan staf PNS diberikan sanksi setelah be b e - ra pa kali mendapatkan teg ur - an. Sebab, sesuai dengan PP No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai, pegawai yang indisi - pliner semestinya diberikan sanksi penurunan pangkat. “Jadi, kalau pangkat se be - lum nya IV B, turun jadi IV A.

Padahal, butuh waktu empat tahun untuk mendapat pang - kat tersebut. Kalau sudah turun pangkat, semuanya turun ter - m asuk gaji dan tunjangan,” kata Dewa, kemarin. Dia menambahkan, keba - nya kan tindakan indisipliner dari enam PNS ini adalah tidak ma suk kerja. Bahkan ada yang sampai 124 hari tidak masuk kerja.

Kebanyakan mereka ber alas - an karena ada masalah ru mah tangga dan faktor eko n o mi. Diakui Dewa, saat ini disi - plin pegawai masih sangat ren - dah. Oleh karena itu, pihaknya saat ini terus memantau sampai ke kelurahan. “Kita lihat absensi pegawai dan semuanya dicek. Sa ya sudah minta staf BKD untuk turun langsung menge ce knya,” tegasnya.

Tak hanya itu, lanjut Dewa, pembinaan atasan langsung kepada pegawainya juga masih lemah. Padahal, pembinaan ber jenjang ini sangat penting. “Ka lau staf, maka yang harus mengawasinya itu kasubag. Ka lau sudah tiga hari tidak masuk atau sering terlambat, seharusnya dipanggil. Dan pemang gil an juga harus tertulis dalam be rita acara.

Selama ini, hal seperti itu jarang dilak u - kan,” katanya. Sementara itu, lima orang lurah dan beberapa pejabat di tingkat kelurahan yang keda patan malas ngantor saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda dapat bernafas lega. Pasalnya, untuk sekarang orang nomor dua di Kota Pa-lem - bang tersebut, hanya mem be - rikan teguran keras bersifat pembinaan kepada mereka, tan - pa ada mutasi yang dila ku kan.

“Untuk sekarang kita laku - kan pembinaan dulu, dengan ha rapan mereka yang keda pat - an malas masuk kerja dapat be - ke rja lebih lagi dan memberikan pelayanan kepada publik. Akan tetapi, bukan berarti ini juga akan diberikan lagi kepada selu ruh pegawai yang nanti di da - pati malas bekerja,” ujar Finda.

yulia savitri

Berita Lainnya...