Edisi 12-10-2016
Kekerasan Pada Anak Meningkat


RUPIT- Terhitung sejak Januari- Oktober 2016, kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Mu - si Rawas Utara (Muratara) me - ngalami peningkatan menca pai sembilan kasus dari tahun 2015 yakni sebanyak enam kasus.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BPP - KBPA) Kabupaten Muratara, Syaf ruddin mengatakan, kasus tersebut tidak hanya didominasi pada kekerasan anak, melainkan pada pelecehan seksual juga. Menurut Syafruddin, kasus yang dimaksud sudah terma - suk dengan aksi damai yang dilaku kan pelajar terkait de - ngan peno lak an pergantian ke - pala sekolah (kasek) beberapa waktu lalu.

Karena apa yang te - lah dilakukan merupakan se - buah pelanggaran dan tidak boleh dilakukan. “Permasalahan ini masih da - lam proses,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya telah men jalin kerja sama dengan Pu - sat Pelayanan Terpadu Perem - puan dan Anak (P2TPA) dalam penyidikan kasus tersebut.

Da - lam kasus ini, sejatinya ada sank - si bagi penggerak di balik aksi tersebut, bisa berupa pidana maupun pemberhentian sean - dai nya itu dilakukan oknum guru. “Bahkan saat ini ada satu ka sus pelecehan terhadap anak yang tengah bergulir dipengadil - an,” ucapnya. Sementara itu, tokoh masya - ra kat Kabupaten Muratara, Fah - rur rozi mengaku sangat me nye - salkan kian maraknya aksi keke - rasan terhadap anak.

Menu rut - nya, diperlukan peran penting orang tua dalam membina dan membimbing anaknya. “Ya itu tugas dari orang tua untuk dapat membimbing anak mereka agar tidak terjerumus, terutama masalah peredaran narkoba dan pelecehan seksual, tanamkan kepada mereka untuk tetap waspada,” ucapnya.

Leomura

Berita Lainnya...