Edisi 12-10-2016
Satpol PP dan PNS Kejar–Kejaran


MARTAPURA- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) OKU Timur menggelar razia terhadap PNS dan honorer yang berkeliaran di luar kantor di saat jam kerja berlangsung, kemarin.

Uniknya, saat petugas men da - ta ngi sejumlah pasar dan jalan protokol di Martapura, abdi ne gara tersebut terkejut, pa - nik dan berupaya meng hin da - ri petugas. Tak ayal, aksi kejarkejaran pun sempat terjadi lan taran PNS tidak ingin ter ja - ring razia disiplin. Tak hanya itu, sejumlah kios pedagang pun sempat di - ja dikan tempat untuk ber sem - bunyi dari kejaran petugas hingga menjadi tontonan ma - syarakat sekitar.

“Mereka (PNS) mencoba me ngelabui kami. Mereka men gaku ada izin dari kantor, tapi setelah didesak dan kita tanyakan surat izin, yang ber - sangkutan tidak bisa me nun - juk kannya,” tegas Kasat PP OKU Timur Vikron Usman me lalui Kepala Bidang (Kabid) Pe negakkan Peraturan Per undang- Undangan (PPUD) Ed - war di sela razia di Pasar Mar ta - pura.

Menurutnya, sesuai de - ngan tugas dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Ke disiplin an Pegawai Negeri Sipil, p i - haknya tidak segan-segan untuk menindak PNS yang ber keliaran di saat jam kerja. Dia mengatakan, sebe nar - nya sosialisasi dan surat te gu r - an sudah disampaikan kepada se luruh SKPD. Jika ada pe ga - wainya yang ada keperluan di luar kantor pada saat jam kerja harus ada surat izin dari atas - an.

Saat ini, diakuinya, masih ada batas toleransi dan pe ri - ngatan secara lisan agar tidak mengulangi perbuatan ter - sebut. “Tapi jika yang kita sam pai - kan masih dilanggar, pegawai maupun TKS yang tertangkap razia nantinya akan kita tin - dak tegas, kita akan proses se - suai aturan yang ada lalu kita se rah kan ke Inspektorat dan BKD untuk diproses lebih lanjut,”ungkapnya.

Dari razia yang digelar, ter - jaring tujuh PNS dari aset daerah dan Dinas Kesehatan. Sedangkan TKS berasal dari DKKP. Dia menambakan, razia yang dilakukan sekali ini me - ng al ami penurunan, ini men - cerminkan kesadaran dan pe - mahaman pegawai sudah se - ma kin meningkat terhadap pe raturan. “Bulan sebelumnya kita melakukan razia ter tang - kap 27 orang, baik dari PNS maupun TKS,” pungkasnya.

dadang dinata

Berita Lainnya...