Edisi 12-10-2016
Praktik, Kunci Pembelajaran Bahasa Asing Pada Siswa


YOGYAKARTA – Tiap pembelajaran bahasa asing, praktik langsung merupakan hal yang utama yang harus dilakukan.

Hanya dengan praktik langsung, siswa bisa memperlancar dan menambah kemampuannya berbahasa asing. Hal tersebut diungkapkan Kepala Center for International Language and Cultural Studies (Cilacs) Universitas Islam Indonesia (UII) Fitri Nugraheni PhD, kemarin. Kepada wartawan, Fitri mengungkapkan, kurangnya mempraktikkan kemampuan berbahasa asing justru menghambat penguasaannya.

“Jadi jangan heran kalau siswa kita yang sebenarnya wajib mengikuti pelajaran bahasa Inggris tapi juga tidak terlalu bisa. Belumtentuanaknyayangtidak bisa, bisa jadi metode pembelajarannya yang salah. Guru hanya memberi teori saja tanpa mengajak anak aktif mempraktikkannya juga hasilnya pasti tidak baik,” ucap Fitri. Menurut dia, siswa seharusnya diajak untuk tidak takut apalagi malu mempraktekkan kemampuannya berbahasa asing.

Karena pada dasarnya belajar bahasa itu bukan dengan cara menulis, tapi juga mempraktikkannya. Jika sudah demikian, salah benar bukan lagi menjadi titik tolak. “Sejak awal pembelajaran memang sudah seharusnya guru memfasilitasi untuk praktik. Bisa dengan kegiatan keseharian, dengan begitu siswa pasti lebih cepat bisa,” katanya.

Untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kecakapan dan kemampuan berbahasa asing, utamanya bahasa Inggris pada guru, Cilacs UII menggelar seminar TOEFL ITP bagi para guru SMA/SMK/MA di wilayah Sleman. Seminar yang diadakan Rabu (12/10) di UII ini diikuti oleh para guru dari 45 sekolah.

“Kami sendiri penekanannya pada TOEFL ITP karena jenis ini bisa digunakan sebagai studi lanjut ke universitas, ataupun bisa menjadi pelengkap syarat melamar pekerjaan. Kami berharap para guru yang ikut seminar ini nantinya bisa menularkan pengetahuan tentang TOEFL ITP pada para siswanya,” ucap Fitri.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor II UII Dr Nur Feriyanto MSi mengatakan, pelaksanaan seminar bagi para guru itu merupakan bagian dari corporate social responsibility Cilacs UII, sebagai salah satu unit bisnis yang ada.

Dengan mengetahui lebih dalam terkait TOEFL ITP diharapkan para guru bisa lebih mempersiapkan para siswanya dalam kemampuan berbahasa Inggris. “Kemampuan berbahasa Inggris rasanya sudah semakin dibutuhkan. Sudah bukan hal yang asing lagi jika perguruan tinggi memiliki standarisasi kemampuan berbahasa inggris bagi calon mahasiswanya. Jadi memang persiapan para siswa harus dilakukan sejak masih sekolah,” ungkapnya.

ratih keswara

Berita Lainnya...