Edisi 12-10-2016
Dewan Ajak Warga Tolak Raskin Buruk


JOMBANG – Kasus beras miskin (raskin) berkualitas buruk yang berulang kali terjadi membuat kalangan DPRD Kabupaten Jombang gerah.

Karena itu, mereka mengajak masyarakat untuk menolak raskin yang tak layak konsumsi. Seperti diketahui, dalam pengiriman raskin oleh Sub Divre II Bulog Surabaya Selatan bulan ini, dua hari secara berturut-turut diprotes warga Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh dan warga Desa/Kecamatan Bareng.

Warga protes lantaran raskin yang mereka terima berwarna kuning, bau apek dan berkutu. Protes warga itu menyusul kondisi demikian berulang kali terjadi meski aparat desa sempat menyampaikan keluhan kepada Bulog. Menurut anggota DPRD Kabupaten Jombang Mulyani Puspita Dewi, sudah saatnya warga kritis. Warga miskin penerima raskin memiliki hak untuk mendapatkan raskin dengan kualitas baik.

Karena menurutnya, pemerintah juga memiliki standar kualitas atas beras harga murah lantaran disubsidi itu. “Meski berlabel beras miskin, kualitasnya harus tetap bagus. Dan Bulog bertanggung jawab atas itu,” ujarnya. Kepala Sub Drive II Bulog Surabaya Selatan Nurman Susilo mengaku, pihaknya sudah mengganti raskin di Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuhm kemarin.

Dia mengaku ada laporan dari pihak desa terkait adanya raskin yang tak layak konsumsi. Direktur Linkar Indonesia untuk Keadilan (LInK) Jombang Aan Ashori menegaskan, kasus buruknya kualitas raskin menjadi kasus yang terus berulang setiap tahun. Dia menilai ada sindikasi dalam pengadaan beras di Bulog.

tritus julan

Berita Lainnya...