Edisi 12-10-2016
Maksimalkan PAD, Wabup Lombok Utara Berguru ke Batu


BATU – Wakil Bupati Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) Syarifudinberkunjungke Kota Batu untuk berguru masalah pengangguran dan kemiskinan serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang ditopang dari sektor pariwisata.

Menurut Syarifudin, Kabupaten Lombok Utara dengan Kota Batu memiliki kemiripan geografis, jumlah penduduk dan sumber daya alam. Mata pencaharian warganya juga sama yakni pertanian, peternakan, perkebunan dan pariwisata. “Bedanya di Kota Batu tidak memiliki pantai. Kami memiliki pantai yang menjadi destinasi wisatawan nasional dan internasional.

Tapi, kami belum memaksimalkan potensi PAD dari sektor pariwisata sehingga masih kalah dengan Kota Batu,” ungkap Syarifudin. Dijelaskannya, angka pengangguran di wilayahnya tergolong tinggi. Dari 40.000 kepala keluarga (KK), ada 4.000 jiwa yang menganggur. “Penduduk kami hampir sama dengan Kota Batu mencapai 240.000 jiwa.

APBD Kabupaten Lombok Utara Rp843 miliar hampir sama dengan Kota Batu. Cuma kelemahan kami kurang bisa mengelola keuangan dan memaksimalkan PAD sehingga kami belajar ke Kota Batu,” kata dia. Dalam waktu dekat, kata Syarifudin, pihaknya akan membuat program padat karya dan meningkatkan keterampilan penduduk Kabupaten Lombok Utara. Khususnya di bidang usaha mikro kecil sebagai pendukung pengembangan potensi wisata di daerahnya.

“Yang bisa kami contoh dari Kota Batu adalah menumbuhkan wirausaha baru,” katanya. Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menegaskan, salah satu yang dilakukan pemkot adalah meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah. Pemkot membeli susu sapi perah dari peternak lalu dibagikan kepada seluruh siswa SD dan MI di Kota Batu. Kemudian memberikan insentif kepada petani yang mengembangkan pertanian organik.

maman adi saputro

Berita Lainnya...