Edisi 12-10-2016
Ratusan Pasar Bermasalah


SURABAYA– Empat pasar tradisional di Surabaya terancam sanksi. Pasalnya, keberadaan pasar tersebut menyalahi izin.

Keempat pasar tersebut adalah Pasar Tanjungsari, Pasar Dupak Rukun, Mangga Dua dan Pasar Keputran. Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Edi Rahmat mengatakan, sesuai dengan klusternya, keempat pasar tersebut sejatinya masuk sebagai pasar kawasan. Namun, pada praktiknya, pasar-pasar tersebut menjadi pasar grosir.

“Ini kan tidak dibenarkan maka Pemkot Surabaya harus mengambil tindakan, mengembalikan pasar itu kepada klusternya,” ungkap Edi, kemarin. Tak hanya itu, Edi juga meminta Pemkot Surabaya mengambil tindakan tegas berupa penutupan bila pengelola pasar tetap tidak mengindahkan aturan. “Peringatkan dulu. Kalau masih tetap bandel ya ditutup,” tukas politikus Partai Hanura ini.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kota Surabaya Soelthoni mengakui, masih ada 104 pasar yang belum memiliki izin. Namun, ia mengatakan, meski perda pasar rakyat sudah berjalan selama satu tahun, jangan sampai ada penutupan. Karena tugas pemerintah kota untuk melakukan pembinaan. “Kami tetap mengupayakan agar pasar itu bisa mengurus izin semua,” katanya.

ihya’ ulumuddin

Berita Lainnya...