Edisi 12-10-2016
Tipu 3 Orang, Polisi Ringkus Makelar CPNS Manula


TULUNGAGUNG - Aparat Polres Tulungagung meringkus Mamad Januriono, 62 makelar CPNS asal Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Akibat janjinya bisa memasukkan CPNS dilingkunganPemkabTulungagung, tiga orang merasa telah tertipu. Ketiga korban warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung pun menderita kerugian hingga Rp 166,5 juta. “Saat ini pelaku telah menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolsek Karangrejo AKP Pudji Hartanto kepada wartawan.

Kasus terjadi 2005 lalu. Pelaku yang bertemu Mad Badar, 64, Sekretaris Desa Punjul, yang kemudian memutuskan membawa kasus ke ranah hukum, menawarkan janji bisa memasukkan CPNS. Syaratnya, Mad Badar harus membayar sejumlah uang. Karena tergiur, Mad Badar lupa bahwa sejak 2005 Pemkab Tulungagung telah meniadakan (moratorium) rekrutmen honorer dan PNS.

Dia langsung mengajukan nama dua orang anaknya dan satu orang keponakan. Setiap permintaan pelaku terkait pembayaran dia penuhi, yakni menyetor uang dengan nominal variasi mulai Rp2,5 juta hingga Rp10 juta. Setor uang berlangsung 13 kali hingga mencapai total Rp166,5 juta. “Dalam setiap menyetor uang, korban mendapat kuitansi,” ujar Pudji.

Permasalahan muncul ketika apa yang dijanjikan pelaku tidak kunjung terbukti. Korban menunggu hingga 2009. Sementara pelaku hanya meminta bersabar tanpa ada kejelasan waktu. Dan belakangan, pelaku semakin sulit dihubungi sehingga korban memutuskan membawa permasalahan ke jalur hukum.

Kepada petugas pelaku mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku telah menipu korban dan menggunakan uanghasilkejahatanuntukmemenuhi kebutuhannya sehari hari. Polisi telah mengamankan seluruh kuitansi pembayarankorbankepada pelaku.

solichan arif


Berita Lainnya...