Edisi 12-10-2016
2017, Intidana Incar SHU Rp10 M


SEMARANG – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) New Intidana menargetkan pencapaian sisa hasil usaha (SHU) positif mencapai Rp10 miliar pada 2017.

Ketua Umum New KSP Intidana Budiman Gandi mengatakan, untuk tahun ini, target SHU tidak terlalu besar, yakni hanya Rp2 miliar. Itu karena kondisi Intidana yang masih merangkak untuk kembali pulih setelah terjadi sejumlah permasalahan internal. “Sampai saat ini dari target Rp2 miliar sudah tercapai Rp1,9 miliar. Kami pun yakin pada 2017, target SHU sebesar Rp10 miliar akan tercapai, seiring terus membaiknya kondisi koperasi,” kata Budiman di sela-sela rapat anggota kelompok KSP Intidana area Semarang dalam rangka penetapan rencana kerja & APB periode 2016/2017 dan perubahan AD/ART di Hotel Patrajasa, Semarang, Senin (10/10) malam.

Dia mengaku untuk mencapai target SHU Rp10 miliar, pihaknya saat ini sedang menyusun rencana strategi untuk meningkatkan kinerja KSP dengan menggelar rapat kerja dan APB periode 2016/2017. “Kami secara roadshow menggelar rapat anggota kelompok di 16 wilayah/kota mulai 10 Oktober 2016 sampai 4 November 2016,” ucapnya.

Sebagai koperasi yang baru saja bangun dari permasalahan gugatan kepailitan, KSP Intidana terus melakukan pembenahan kelembagaan dan manajemen sesuai dengan amanah Undang-Undang Koperasi No 25 Tahun 1992. Budiman menyebutkan, jumlah anggota aktif KSP Intidana setelah dilakukan proses pembaruan data sampai September 2016 berjumlah 38.353 orang, yang tersebar di lima provinsi, yaitu Jawa Tengah, DIY, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Ketua Komite Pengendalian Internal New KSP Intidana FX Eddy Kuntoro menjelaskan dalam rapat anggota kelompok untuk penetapan peraturan khusus KSP Intidana tentang petunjuk pelaksanaan rapat anggota koperasi dan penetapan peraturan khusus KSP Intidana tentang struktur permodalan dan pembagian sisa hasil usaha koperasi.

Selain itu, untuk membahas dan penetapan perubahan anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) koperasi serta pembahasan dan penetapan rencana kerja dan anggaran pendapatan dan belanja periode 2016 dan 2017. “Pembahasan dan penetapan perwakilan anggota kelompok untuk menghadiri dan diberi kuasa untuk mengambil keputusan dalam rapat anggota paripurna sebagai tindak lanjut rapat anggota kelompok,” ujarnya.

andik sismanto

Berita Lainnya...