Edisi 12-10-2016
Modus Bisa Mengobati, Dukun Cabuli Pasien


SLAWI - Perbuatan Suaripin, 50, warga Dukuh Gebang Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan sungguh keterlaluan.

Berdalih bisa mengobati penyakit, dia dengan leluasa mencabuli pasiennya, P, 18, warga Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Ironisnya, korban yang mengeluh sakit di bagian perutnya sedang mengandung janin lima bulan. Lantaran perbuatan bejatnya tersebut, sang dukun dilaporkan ke polisi. Kasus tersebut bermula saat korban mengeluh sakit kepada keluarganya.

Keluarga korban lalu mencari dukun dan mendapat informasi bahwa pelaku bisa mengobati penyakit korban. Pelaku lalu diundang untuk mengobati korban pada 4 September lalu. Di rumah korban,‎ pelaku mengaku bisa mengobati penyakit yang diderita korban dengan syarat ditinggalkan berdua dengan korban di dalam kamar. Namun alihalih mengobati, di dalam kamar yang terkunci itu, pelaku justru mencabuli korban dengan dalih untuk memberi kesembuhan.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku langsung pulang kembali ke rumahnya. Adapun korban yang awalnya takut karena diancam pelaku memberanikan diri mengadukan perbuatan pelaku ke keluarganya.‎ Keluarga korban yang tak terima akhirnya melaporkan ulah pelaku ke polisi, 29 September lalu.

”Korban mengadu ke keluarganya kalau di dalam kamar bukan diobati, tapi dicabuli. Dari laporan keluarga korban, pelaku kemudian kita tangkap untuk mempertanggungjawabkanperbuatannya,” kata Kasubag Humas Polres Tegal AKP Suwarno kemarin. Suwarno mengatakan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 293 KUHP tentang Tindak Pidana Perbuatan Cabul terhadap anak di bawah umur.

“Pelaku sudah kita tahan dan terancam hukuman penjara minimal 5 tahun,” tandasnya. Kepada penyidik, pelaku mengaku tidak melakukan pencabulan. Dia menyebut korban yang membuka sendiri pakaiannya. “Saya tidak mencabuli, tapi dia sendiri yang membuka pakaiannya,” ucapnya.

farid firdaus

Berita Lainnya...