Edisi 12-10-2016
Pemkot Diminta Akomodasi Aspirasi Buruh


SALATIGA – Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga M Fatur - rahman meminta Pemkot Sala - tiga untuk mengakomodasi aspirasi kalangan buruh yang me - nuntut kenaikan upah mini - mum kabupaten dan kota (UMK) 2017 sesuai dengan ke - butuhan hidup layak (KHL).

Tuntutan buruh tersebut rasio - nal karena biaya hidup terus mengalami kenaikan yang sig - nifikan. “Buruh minta setiap tahun upahnya dinaikkan sesuai KHL merupakan hal yang fajar dan ada dasarnya. Sebab, biaya hi - dup juga mengalami kenaikan. Maka dari itu, kami minta Pem - kot Salatiga bisa meng ako - modasi permintaan buruh dan UMK 2017 bisa naik signi - fikan,” katanya kemarin.

Menurut dia, UMK 2017 Salatiga idealnya naik 20% dari UMK 2016 senilai Rp1.450.000 per bulan agar pekerja di Sa - latiga bisa hidup layak seiring kenaikan biaya kebutuhan hidup. “Sekarang biaya hidup tinggi. Belum lagi biaya ke bu - tuhan lainnya. Maka dari itu, UMK 2017 harus naik signi - fikan agar buruh bisa mencu - kupi kebutuhan sehari-hari secara layak,” ucapnya.

Hingga kemarin Dewan Pe - ngupahan Salatiga belum bisa menetapkan angka kebutuhan hidup layak (KHL) 2016. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Trans migrasi (Dinsosn a-kertrans) Kota Salatiga Sri Joko Nurhadi menyatakan, Dewan Pengupahan hingga saat ini (kemarin) belum bisa mene - tapkan angka KHL karena be - lum ada kata mufakat antara pihak buruh dan pengusaha.

“Kami sudah beberapa kali melakukan rapat pembahasan KHL. Namun hingga saat belum ada kesepakatan. Kami terus berupaya dan akan melakukan pembahasan lagi untuk me nya - makan persepsi antara pihak pengusaha dan buruh terkait rumusan untuk menetapkan KHL,” katanya.

angga rosa


Berita Lainnya...