Edisi 12-10-2016
Relokasi Padangrani Ditarget Desember


SEMARANG – Para pedagang anggota Paguyuban Pedagang Barang Seni (Padangrani) ren - cananya akan dipindah ke Gu - dang Dinas Pendidikan Pro vin - si Jateng, Desember menda - tang.

Kini gu dang di Jalan Ga - ruda No 9 Kota Lama Semarang sedang ditata. Ada dua gudang berdam - ping an yang akan dipinjam Pe - merintah Kota (Pemkot) Se - marang. Luasannya 900 m2 dan 600 m2. Gudang pertama ma sih berisi barang-barang be - kas dan satunya pe nyimpanan se men tara barang kiriman dari Ke menterian Pendidikan se - belum didistribusikan.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu kemarin meninjau kedua ge - dung tersebut. Didampingi Ka - bid Pendidikan Menengah Di - nas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tri Handoyo dan Sek - retaris Badan Pengelolaan dan Penataan Kota Lama (BP2KL) Semarang Sita Devy. Menurut Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang, pi - haknya sudah mendapat izin dari gubernur dan Kepala Di - nas Pendidikan Jateng untuk meng gunakannya sebagai tempat re lokasi Padangrani.

“Kami akan membuat tela - ah. Sekilas tidak hanya Padang - rani yang bisa masuk karena cukup luas. Sedangkan jumlah Padangrani hanya 21. Mung - kin akan dikombinasikan ada dis tro dan kuliner yang sifatnya ke ring, mungkin juga ada fa - shion galeri” katanya. Kemungkinan, PKLdiatasse - lokan, sepadansungai, danpeng - gal jalan yang ada di ka wasan Kota Lama bisa masuk semua. Targetnya sebelum Desem - ber tahun ini relokasi Padang - rani tersebut sudah bisa dila ku - kan.

Karena itu, pihaknya s e - cepatnya akan menyelesaikan administrasi dokumen terkait peminjaman gedung ini. Selan - jutnya, gedung akan diber sih - kan dan dibuat lapak-lapak de - ngan konsep seperti Sunday Market yang ada di Belanda. Kabid Pendidikan Mene - ngah Dinas Pendidikan Pro vin - si Jawa Tengah Tri Handoyo me nerangkan, meski men du - kung langkah pemkot, dia be - lum me ngetahui barang-ba - rang yang ada di dalam gudang akan dipin dahkan ke mana.

Gudang tersebut diperki ra - kan hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang bekas sejak 1970-an. Gudang pertama merupakan bekas Kan - tor Kanwil Dinas Pendidikan Pro vinsi Jateng, sedang kan gu - dang kedua bekas Kan tor Dinas Pendidikan dan Ke bu dayaan. Sekretaris BP2KL Sema - rang Sita Devy menambahkan, ba ngunan kedua gudang ter - sebut secara struktur masih kuat, tem boknya masih kokoh.

Peni laiannya sebagai arsitek, ge dung ini bahkan jauh lebih kuat dibanding bangunan-ba - ngun an yang ada era sekarang. “Tidak perlu menambah or - namen-ornamen, hanya bu tuh beberapa ventilasi sebagai natural light atau pencahayaan alami dan sirkulasi udara se - hingga tidak pengap dan gelap.

Lapak-lapaknya nanti juga ha - rus dibuat modern, bersih, dan nyaman untuk pengu n jung,” katanya. Ketua Padangrani Teguh Gunawan bersikukuh enggan pindah ke gudang tersebut ka - rena dianggap tidak strategis. Pedagang hanya meng ingin - kan relokasi di Gedung Ou - detrap milik pemkot yang le - taknya stra tegis. Gedung ter - sebut ber ada di sebelah Taman Sri gun ting yang ramai dan sering di lalui masyarakat.

m abduh





Berita Lainnya...