Edisi 12-10-2016
Was-was Banjir Susulan, Warga Desak Kali Londo Dinormalisasi


KUDUS - Warga sejumlah desa di kawasan Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus masih khawatir terjadinya banjir susulan.

Warga mendesak agar segera dilakukan normalisasi Kali Londo. Sebab, dangkalnya sungai ini memicu terjadinya limpasan air seiring tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Grobogan itu. Seperti diberitakan areal pertanian tiga desa di kawasan timur Kecamatan Undaan, yakni Desa Wonosoco, Berugenjang, dan Lambangan, Senin (10/10), terendam banjir. Bahkan, genangan air juga menggenangi akses masuk menuju Desa Wonosoco.

Berdasar pantauan kemarin, genangan air banjir yang melanda Desa Wonosoco, Lambangan dan Berugenjang terus menyusut. Hal ini seiring berkurangnya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Meski begitu, genangan air cukup banyak masih terjadi di areal persawahan. Hal ini membuat rencana petani untuk melakukan tanam pada pekan ini akhirnya dibatalkan.

Kepala Desa Wonosoco, Setya Budi menuturkan, genangan air yang ada di areal persawahan dimungkinkan bisa bertahan hingga satu pekan mendatang. “Tapi kalau hujan lagi atau ada banjir kiriman maka ceritanya lain lagi,” ujar Setia Budi kemarin. Dia berharap air segera surut. sehingga musim tanam yang direncanakan bisa segera dilakukan. “Semoga saja seperti itu,” ucapnya.

Kades Berugenjang, Kiswo berharap pemerintah bisa segera melakukan langkah strategis untuk penanganan banjir yang melanda wilayah Undaan Timur. Solusinya dengan melanjutkan kegiatan normalisasi Kali Londo yang membelah wilayah Kecamatan Undaan. “Solusinya memang perlu dilakukan normalisasi di Kali Londo yang menjadi kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kudus Masan yang kemarin meninjau langsung lokasi banjir mengatakan langkah konkret memang harus dilakukan mengingat wilayah yang tergenang banjir tersebut merupakan bagian dari lumbung pangan Kabupaten Kudus. “Kami akan berusaha untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ucapnya.

Selain normalisasi, Masan juga menilai sejumlah infrastruktur seperti jalan dan jembatan dari Berugenjang menuju Wonosoco yang tergenang banjir perlu diperbaiki. Khusus jembatan, ada dua jembatan yang rencananya diperbaiki tahun depan. “Kami rencanakan dianggarkan tahun depan dalam APBD 2017,” tandasnya.

muhammad oliez


Berita Lainnya...