Edisi 05-11-2016
2017 Kereta Cepat Bandara Rampung


TANGERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proyek kereta cepat Bandara Internasional Soekarno- Hatta, Tangerang, rampung antara Juni atau Juli 2017.

Pembangunan kereta cepat bertujuan untuk mengatasi kemacetan. Nantinya kereta ini akan menyambung dengan automated people mover system (APMS) atau kereta tanpa awak yang akan mengitari seluruh terminal di bandara, termasuk pusat bisnis dan perkantoran. Nilai investasi APMS yang akan selesai dikerjakan selama 300 hari itu menelan biaya Rp531 miliar.

”Ini sesuai progres. Saya kira memang tidak perlu dikhawatirkan kereta dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta,” kata Jokowi seusai meninjau langsung proyek pembangunan kereta cepat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin. Menurut dia, di antara masalah yang harus diselesaikan adalah pembebasan lahan seluas 800 meter, tetapi itu diyakini akan selesai pada Desember 2016.

”Nanti sekitar 30% arus dari kota menuju bandara, dari bandara menuju kota bisa diangkut oleh kereta bandara sehingga dapat mengurangi kemacetan. Kemudian disambung APMS dari terminal ke terminal,” ucapnya. Mengenai pembebasan lahan kereta bandara, warga Kelurahan Batu Jaya, Kota Tangerang, menunggu pembayaran uang gusuran dari pemerintah untuk membuka usaha.

Camat Batuceper Mulyanto mengatakan, berdasarkan rapat terakhir dengan PT KAI, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta BPN, sudah ada kejelasan mengenai pembayaran. ”Sekarang mereka tenang karena mendapat kepastian,” ujarnya. Adapun sistem pembayaran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui transfer rekening dengan menunjuk empat bank yang telah bekerja sama.

rahmat sahid/ denny irawan