Edisi 05-11-2016
Atasi Macet, Jalan Protokol Dipersempit


BOGOR - Penerapan sistem satu arah (SSA) dan pembangunan jalur pedestrian di jalur lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor oleh Pemkot Bogor dalam mengatasi kemacetan diklaim sebagai upaya mengubah paradigma transportasi masyarakat dan memuliakan pejalan kaki.

Bahkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat mengumpulkan para pengelola gedung perkantoran sekitar lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor berdalih pembangunan jalur pedestrian dengan cara mempersempit ruas jalan raya berdasarkan hasil kunjungannya ke sejumlah kota besar di negara maju, salah satunya Kota Liverpool, Inggris.

”Di sana jalan-jalan memiliki jalur pedestrian yang lebarnya berkisar 8-10 meter, sementara lebar jalan raya hanya 3 meter,” ungkap Bima kepada manajemen gedung perkantoran dan pusat bisnis sekitar Kebun Raya dan Istana Bogor kemarin. Di sepanjang jalur SSA tersebut akan dibangun kantungkantung parkir sebagai upaya mengatasi kemacetan akibat maraknya parkir liar.

”Dengan strategi ini, warga dipaksa menggunakan transportasi publik karena jika tidak akan menimbulkan kemacetan yang semakin parah. Baik warga Kota Bogor maupun luar Kota Bogor dipaksa menggunakan transportasi publik, itu kuncinya,” tegas Bima. Bima mengakui kebijakan ini harus paralel dengan pembenahan infrastruktur dan reformasi angkot. ”Angkot terus kita proses untuk bergeser terkonversi menjadi Trans- Pakuan.

Nantinya di tengah kota tidak ada angkot lagi, cukup di-feeder saja. Ini memang bukan perjuangan yang mudah,” ungkap politikus PAN itu. Berdasarkan pantauan, hingga saat ini proses pembangunan jalur pedestrian senilai Rp32 miliar dari APBN di empat ruas jalan protokol lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor itu baru mencapai 50%.

Jalur pedestrian di ruas Jalan Pajajaran, Juanda, Otista dan Jalak Harupat yang semula hanya 1 meter kini telah terbangun rata-rata 5 meter. Sementara itu Kepala DLLAJ Kota Bogor Rakhmawati mengaku terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait baik Satpol PP, Satlantas Polresta Bogor Kota maupun Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) untuk mengatasi kemacetan di sejumlah ruas jalan, khususnya di jalur SSA yang saat ini tengah dibangun jalur pedestrian.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Heri Karnadi mengatakan sambil menunggu selesainya proyek pembangunan jalur pedestrian, pihaknya juga akan fokus menertibkan PKL di sejumlah jalan protokol, khususnya di seputar jalur SSA. ”Setelah dilakukan di Jalan Otista, kini penertiban kami lanjutkan di jalan-jalan protokol. Sebelumnya kami sudah pula di Jalan Pajajaran dan Jalan Juanda dengan titik fokus di jalur SSA,” paparnya.

haryudi