Edisi 05-11-2016
Gadis Manis Hamil 5 Bulan


PALEMBANG-Habis manis se - pah dibuang. Peribahasa itulah yang saat ini dirasakan Rp, gadis manis yang baru berusia 17 tahun ini. Rp yang merupakan warga Kecamatan Ilir Timur (IT) I itu kini hanya bisa pasrah dan me - ratapi perutnya yang mulai membesar karena mengan dung anak hasil hubungan ter la rang - nya dengan sang kekasih. Saat ini, usia kandungan Rp sudah menginjak lima bulan.

Na mun, sang kekasih yang di - ke tahui berinisial AP, 19, justru menghilang entah ke mana. Dalam kondisi berbadan dua, Rp ditemani orang tuanya su - dah mencari keberadaan AP. Ter masuk juga mendatangi ke - diamannya. Namun malang - nya, orang tua dari pacarnya itu justru melindungi dan tak mem - beritahu keberadaan AP. Tak tahu lagi harus berbuat apa, Rp ditemani sang ayah ak - hirnya membuat pengaduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Ter - padu (SPKT) Polresta Palembang, kemarin.

Dalam laporannya, Rp meng aku hubungan layaknya sua mi istri tersebut kerap kali di - la ku kannya bersama sang pacar. Di mana awal kejadian, tepat - nya pada bulan Maret 2016, Rp di - ajak lelaki pujaannya itu untuk ber - tandang ke kediamannya di ka - wasan Jalan Dr M Isa Pa lembang. Saat itu, AP pun merayu Rp un - tuk menginap di kediamannya dengan alasan hari sudah malam.

Awalnya, Rp sempat menolak, lan - tarantakutdimarahiorangtuanya. Namun lantaran terus dibu - juk oleh AP, Rp pun akhirnya me - nuruti permintaan itu. “Karena saat itu sudah malam, makanya saya mau. Orang tua pacar saya itu juga mengizinkan saya meng - inap,” ujar Rp saat melapor.

Rupanya, malam itu meru - pakan awal petaka bagi Rp. Pasal - nya, saat malam sudah semakin la rut, kekasihnya tersebut men - coba merayunya untuk melaku - kan hubungan suami istri. Rp mengaku sempat meno lak - nya. Namun, AP lagi-lagi me ra yu - nya dengan iming-iming akan di - nikahi. Terbuai dengan janji manis sang kekasih, Rp akhirnya mere - lakan kesuciannya direnggut.

“Memang di rumah itu ada orang tuanya, tapi mereka tidur di lantai atas. Sementara kami me - lakukannya di ruang bawah,” ucapnya. Setelah kejadian itu, kedua - nya pun terus mengulangi per - buatan tersebut, hingga akhirnya jalinan syahwat terlarang itu men - jadi benih yang tak diinginkan. “Kami sering melakukannya. Dia (AP) janji kalau mau tanggung jawab, tapi saat ini dia tidak tahu ke mana.

Ketika didatangi ke rumahnya, orang tuanya malah mencaci maki kami. Bahkan orang tuanya menantang kami untuk lapor polisi,” ungkapnya. Sementara itu, AH orang tua korban mengatakan, dirinya baru mengetahui kehamilan anaknya setelah melihat ada perubahan di diri anaknya.

Setelah didesak, kor ban pun mengaku sudah di - hamili pacarnya. “Ini anak saya satu-satunya. Masa depannya sudah hancur. Kami minta pelaku diproses se - cepatnya,” katanya. Kasat Reskrim Polresta Pa - lem bang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

Selanjutnya, berkas terlapor akan diserahkan ke Unit Perlin - dungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk segera ditindaklanjuti. “Laporannya sudah kita teri - ma, dan akan segera ditindak - lanjuti Unit PPA Polresta Palem - bang. Kita akan melakukan peme - riksaan terhadap saksi-saksi yang ada, kita juga arahkan korban un - tuk melakukan visum,” katanya.

adi haryanto

Berita Lainnya...