Edisi 05-11-2016
Guru Diminta Aktif dan Kreatif


PALEMBANG-Adanya isu minimnya pelatihan yang didapatkan guru di Sumsel beberapa waktu yang lalu, dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo.

Menurutnya, di wilayah Sum - sel sendiri guru yang belum mendapatkan pelatihan men - ca pai 90%, dengan jumlah ke - se luruhan sekitar 110.000 g u - ru yang belum tersentuh sama sekali pelatihan. Penumpukan ini terj a di - nya akibat kecilnya anggaran un tuk pelatihan, sebab dana yang diberikan hanya mampu menampung pemberian pela - tih an kepada 3.000 guru saja setiap tahunnya.

“Dengan jumlah yang sa - ngat banyak ini, jika setiap ta - hunnya hanya 3.000 guru, ma - ka waktu yang diperlukan agar semua guru bisa men da pat kan pelatihan, bisa membutuhkan waktu yang sangat la ma hingga 40 tahun ke depan,” ujarnya kepada KORAN SINDO PA - LEMBANG, ke marin.

Sementara itu, dijelaskan Widodo, umur guru saat ini sudah banyak yang tergolong tua, jika harus menunggu selama 40 tahun sebagian be - sar dari mereka sudah keburu pensiun. Kejadian ini dialami semua guru, baik PNS maupun non- PNS, mulai dari jenjang SD hingga SMA sederajat.

“Makanya diusulkan agar adanya pelatihan yang bersifat TOT, dengan tujuan agar se - mua guru yang pernah me nga - la mi pelatihan bisa saling be r - ba gi satu dengan lainnya. Jadi guru itu juga mengajarkan il - mu yang dia dapatkan usai me - ngikuti pelatihan,” ucapnya. Widodo menilai, selama ini pelatihan bagi guru ini sudah ada tapi sporadis dan tidak ter - struktur, karena tidak ada anggaran yang mencukupi.

Dengan kekurangan ang - ga ran inilah menjadi faktor peng ganggu utama. Oleh ka - rena itu, pihaknya mengajak guru untuk lebih aktif dan kreatif mengikuti pelatihan di ber bagai kegiatan yang dila ku - kan oleh pihak lain, mulai dari mengikuti pelatihan yang dila - ku kan oleh pihak organisasi guru ataupun lembaga yang terkait. ”Dan tidak boleh yang diki - rim itu untuk orang tertentu sa ja dan itu-itu terus.

Maka - nya pemetaan sangat diper lu - kan agar yang dilatih bisa di la - ku kan secara bergantian dan ilmunya bisa dibagi pada guru lainnya,” ujarnya. Sementara itu, salah satu guru SMAN Sumsel Amy Licious mengatakan, pela ti - han bagi guru sangatlah pen - ting dilakukan.

Mengingat adanya peru ba - hankurikulumyangdi gu na kan oleh sekokah dalam proses pembelajaran, mengharuskan guru harus dapat terus mengupdateyang terbaru agar se suai dengan kebutuhan za man. “Secara internal di sekolah bisa dilakukan satu bulan satu kali, bahkan bisa dilakukan sa - tu minggu satu kali di sekolah.

Bagi guru yang kurang men - dapatkan pelatihan, maka harus kreatif dengan me man - faa tkan berbagai internet dan membaca buku yang lebih se - ring. Jadi pelatihan itu se be - nar nya tidak harus dilakukan di luar atau harus menunggu dilakukan secara bersamaan. Tapi belajar sendiri atau belajar dengan teman bisa menjadi opsi dan solusi yang dilakukan oleh guru,” katanya.

Karerek

Berita Lainnya...