Edisi 05-11-2016
November, Potensi Hujan Masih Tinggi


PALEMBANG–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mem perkirakan wilayah Sumsel masih akan diguyur hujan dengan frekuensi ringan hingga tinggi pada sepekan ke depan.

Kasi Informasi dan Observasi BMKG SMB II Palembang, Agus Santosa mengatakan, potensi hujan lebih disebabkan karena adanya pergerakan angin di wilayah Indonesia yang bertiup dari timur laut menuju barat. Kondisi ini mengakibatkan te - kanan udara yang rendah di Laut China Selatan, di Lautan Pasi fik Uta ra dan Timur Laut Papua, ter - ma suklahdiHindia BaratSumatra.

“Hujan dengan intensitas se - dang dan lebat masih akan terjadi sepekan ini di Sumatra Se latan,” katanya kemarin. Dia menambahkan, berdasar - kan laporan harian, suhu Sumsel di bagian timur di dataran rendah, mengalami suhu 23-33 derajat Celsius dan kelembaban udara mencapai 60%. Pada pagi hari, terdapat hujan dengan intensitas ringan dan sedang di beberapa tempat se - perti di Palembang, OKI, OI, Mura dan wilayah Sumsel lainnya.

Sementara pada siang hari, potensi hujan dengan intensitas hujan ringan terjadi di Muratara, Empatlawang, Banyuasin, Pagar - alam, Mura, OKU Selatan dan Lubuklinggau. “Pada malam hari, hujan akan terjadi dengan inten si - tas sedang di PALI, Muba, Pra bu - mulih, Mu ra, Muaraenim dan La - hat serta Baturaja,” ungkapnya. Dengan kondisi iklim ini, dia mengatakan, pada sepekan ke de - pan Sumsel akan lebih berawan dan membentuk kabut tipis di beberapa tempat.

Pada dini hari ju ga berpotensi hujan lokal di PALI, Muba, Banyuasin, Palem - bang dan OKI. “Hujan masih akan terjadi hing ga Januari nanti, namun de - ngan intensitas hujan yang be - ragam,” katanya. Agus juga mengingatkan, po - tensi hujan yang tinggi juga ber - potensi akan angin kencang dan bencana longsor. Karena itu, Sumsel juga masih ha rus siaga terhadap bencana ter - sebut.

Angin yang bertiup dari arah barat daya kadang-kadang ju - ga berasal dari utara dengan kece - patan 5-25 km/jam. Sementara tinggi gelombang laut di Selat Bangka Utara dan Selatan masih belum tinggi, “Angin cenderung kuat, namun gelombang masih tidak membahayakan,” katanya. Dia mengingatkan, angin ken - cang cenderung mengancam ka - wasan yang bertopografi luas, dengan topografi yang tidak ter - tu tup vegetasi.

Sementara ben ca - na longsor lebih mengancam topografi dengan sudut kemiri - ngan yang cukup terjal. “An cam - an Sumsel ini hendaknya bisa di - antisipasi,” ujarnya. Staf khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Benca - na Sumsel Yulizar Dinoto meng - ingatkan, agar pemerintah kabu - pa ten juga siaga atas bencana yang terjadi saat musim hujan kali ini.

Apalagi puncak musim hujan akan berlangsung hingga Februa - ri tahun depan. Kondisi ini meng - haruskan Sumsel dapat lebih sia - ga atas bencana di musim hujan. “Status siaga pada musim hu - jan sudah ditetapkan di Sumsel, sehingga pemerintah kabupaten juga harus siaga,” katanya.

Tasmalinda

Berita Lainnya...