Edisi 05-11-2016
Usulan Masyarakat saat Reses Pasti Diperjuangkan


LUBUKLINGGAU - Sembilan anggota Dewan Perwakilan Rak yat (DPRD) Kota Lubuk - ling gau Dapil Kecamatan Lu - buk linggau Timur I dan II ber - janji akan memperjuangkan hasil reses yang berlangsung di Kantor Camat Lubuklinggau Timur I, kemarin.

Dalam reses kali ini, ma - syarakat Lubuklinggau Timur I dan II menyampaikan sejumlah aspirasi dan mayoritas usulanusulan yang ada merupakan usulan yang setiap reses di sam - paikan, hanya saja belum terealisasi. Adapun usulan-usulan da - lam reses ini adalah persoalan harga karet yang anjlok, jalan rusak, drainase, talut, siring, pelayanan kesehatan dan pen - didikan serta tenaga ker ja/ pe - ngangguran.

Indra Buana warga Ke lu - rahan Batu Urib dihadapan pa ra anggota dewan mengeluhkan harga karet yang saat ini masih saja murah, sehingga me nye - babkan perekonomian petani karet semakin memburuk. Kemudian, Ansori, Ketua LPM Cereme Taba meng eluh - kan siring yang berada di wi la - yahnya karena sering meluap dan menimbulkan gejala pe - nyakit demam berdarah dengue (DBD), dan air luapan sering menggenangi rumah warga.

“Kami meminta agar pe - merintah membangun siring sepanjang 2.500 meter di wilayah kami, dari RT 01 sampai RT 07 Cereme Taba. Panjangnya siring per RT itu berbeda pak, jadi tolong pak dewan aspirasi kami ini direalisasikan tahun depan,” pintanya. Di samping itu, Eko warga Wirakarya meminta agar di - perbaikinya jalan akses dari Jalan Karya II sampai ke SMP Negeri 5 Lubuklinggau, sebab jalan yang ramai dilewati ter - sebut sering menyebabkan ke - celakaan.

“Jalan di sana pak dilewati anak sekolah, pegawai keca - matan, kelurahan bahkan ke se - hatan, tapi jalannya rusak, te - rutama didekat SMP 5 itu. Kemudian jalan di tanjakan dekat jembatan sering dipenuhi tanah kuning yang longsor pak,” keluhnya. Dia juga menyampaikan war ga setempat saat ini ter - kendala dalam pemakaman, sebab TPU setempat sudah pe - nuh, sehingga tidak mampu menampung jenazah warga yang akan dikuburkan.

Menyikapi aspirasi ma sy a - rakat ini, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya berjanji akan memperjuangkan hasil reses tersebut dalam pem - bahasan APBD Kota Lubukling - gau 2017, dengan catatan tetap mengedepankanskalaprioritas. “Aspirasi ini kami masukkan dalam buku reses, nanti akan kami perjuangan apa yang disampaikan warga timur I dan II ini agar kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas saja,” kata Rodi.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Taufik Siswanto, khusus usulan siring Cereme Taba ia bersama delapan anggota dewan Dapil Lubuklinggau Timur I dan II akan bahumembahu membangun siring tersebut, sebab anggota dewan juga memiliki dana aspirasi. Soal, anjloknya harga karet, menurut anggota DPRD Fraksi PDI-P Yusri disebabkan tidak lain karena kualitas karet Lubuklinggau yang belum mampu menghasilkan karet bersih.

“Upaya kami di bidang perekonomian menghadapi harga karet, kami sudah tanya dengan dinas terkait dan me - reka menjawab masya rakat kita belum siap melaksanakan upa - ya karet bersih seperti di Muar a - enim, Prabumulih dan Jambi yang saat ini mencapai Rp16. - 000/kilogram karena sudah ka - ret bersih,” terangnya.

sri prades

Berita Lainnya...