Edisi 05-11-2016
Jembatan Adam Malik Menanti Korban


MEDAN – Jembatan di Jalan H Adam Malik, Medan Barat, saat ini hanya memiliki pagar pembatas seadanya dan ada sebagian sisi yang sama sekali tidak memiliki pagar pembatas.

Kondisi tersebut sangat membahayakan pengendara maupun pejalan kaki yang melintas jika tidak berhati-hati. Pantauan KORAN SINDO MEDAN, Jumat (4/11), sepanjang 6 meter pada sisi kanan jembatan tidak memiliki pagar pembatas sama sekali dan sebagian lagi hanya menggunakan pagar pembatas seng. Dengan kondisi ini, Sungai Deli yang mengalir di bawah jembatan itu siap menampung kendaraan maupun manusia yang terjatuh dari jembatan tersebut.

Kondisi ini diperparah keberadaan lampu penerangan jalan di kawasan jembatan yang tidak maksimal. Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan pada malam hari dan secara tibatiba terjatuh ke sungai akibat kondisi jembatan gelap gulita. “Bahaya kalau malam hari karena gelap.

Orang yang naik sepeda motor dan mobil harus pelan-pelan jika melewati jembatan ini. Soalnya, lampu jalannya kurang terang,” keluh warga Jalan Adam Malik, Kurniawan Hadi, Jumat (3/11). Hal senada diungkapkan warga Medan Denai, Rudi Hasbi, yang rutin melintasi jembatan itu. Sebagai pengguna jalan, Rudi mengaku cukup khawatir setiap kali melintasi jembatan itu, khususnya pada pagi dan sore hari.

“Soalnya pagi dan sore pas macet-macetnya di kawasan itu. Jadi, harus hati-hati sekali kalau melintasi jembatan itu. Tersenggol sedikit saja dengan pengguna kendaraan lain, kita bisa nyebur langsung ke sungai,” ucapnya. Rudi mengharapkan agar dinas terkait segera memasang pagar pembatas di jembatan tersebut, sebelum jembatan itu memakan korban.

“Jangan pula, setelah ada korban baru sibuk memasang pagar pembatas. Harusnya, pagar pembatasnya dipasang untuk menghindari adanya korban,” pungkasnya.

dicky irawan

Berita Lainnya...