Edisi 05-11-2016
Lamaran Ditolak, Sangkur pun Bicara


MEDAN - Kelakuan buruk Agus Setiawan, 29, yang suka bertindak kasar membuat kesal Emiya Sembiring, 23, warga Simpang Melati, Tuntungan. Emiya memutuskan cinta Agus, duda anak satu yang tinggal di Tanjung Morawa, Deliserdang.

Namun, keputusan Emiya tidak diterima Agus. Tak terima perasaannya telah dilukai orang yang dicintai, Agus akhirnya menemui gadis berambut panjang ini. Dengan membawa sangkur, Agus kemudian mengancam akan membunuh Emiya. Bukan hanya sampai di situ, pria yang diketahui karyawan salah satu bank swasta ini juga membanting kursi di teras rumah Emiya hingga hancur.

Informasi yang diperoleh KORAN SINDO MEDAN, pengancaman itu terjadi pada Kamis (3/11) malam. Sebelum kejadian, Emiya menelepon lelaki yang lima bulan lalu itu agar datang ke kediamannya. Emiya mengatakan akan membicarakan sesuatu. Tanpa basa-basi, Emiya menceritakan niatnya memutuskan hubungannya. Alasannya, keluarga Emiya tidak suka melihat sikap Agus yang temperamental dan bertindak kasar.

Sontak, Agus emosi mendengar ucapan Emiya. Agus kalap dan membanting kursi hingga patah. Agus tetap ngotot akan membawa Emiya kawin lari jika hubungan mereka tak direstui. Emiya ketakutan dan lari masuk ke rumah. Namun, Agus mengikutinya sambil mengambil sangkur dari balik pinggangnya dan mengarahkannya ke leher korban.

Tak hanya itu, Agus juga mengancam akan membakar seisi rumah Emiya. “Siapa yang enggak takut dengan ancaman itu, Pak. Dia keluarkan pisau dari pinggangnya dan mengancam. Lalu, dia juga mengancam akan membakar rumah kami. Aku mengenal dia (Agus) lima bulan yang lalu.

Memang, dia (Agus) statusnya duda dan sudah punya anak. Tapi, ya itu tadi, selama pacaran aku risi karena sikapnya yang kasar dan gampang emosian. Jadi, aku tolak lamarannya dan dia langsung emosi,” ucap Emiya, saat membuat laporan di Polsek Delitua, Jumat (4/11).

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan Hutagalung ketika dikonfirmasi mengatakan masih memproses laporan pelapor yang merasa terancam oleh pacarnya. “Korban merasa terusik karena diancam dibunuh oleh pacarnya karena masalah hubungan asmara. Korban masih kita mintai keterangannya,” tutur Jonathan.

dody ferdiansyah

Berita Lainnya...