Edisi 05-11-2016
Akses Jalan Jembatan Ditambah Tiga Meter


SOLO – Akses jalan menuju Jembatan Sabrang Lor dan Jembatan Sayangan di Kecamatan Jebres dilebarkan tiga meter. Pelebaran dimulai setelah kedua proyek pembangunan jembatan dituntaskan.

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo Joko Supriyanto mengatakan, proyek pembangunan Jembatan Sabrang Lor dan Jembatan Sayangan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Setelah itu, dilakukan pelebaran jalan. “Saya berharap, pelebaran jalan bisa dikerjakan tahun depan.

Fokusnya mengarah ke sisi selatan Jembatan Sabrang Lor atau akses jalan dari dan menuju Solo Techno Park (STP),” kata Joko Supriyanto kemarin. Saat ini, proyek pembangunan Jembatan Sabrang Lor telah mencapai 80% dan tinggal pemasangan lampu. Sementara progres pengerjaan Jembatan Sayangan justru lebih lambat lantaran konstruksi jembatan melengkung dan butuh pengecoran di lokasi proyek.

Meski demikian, pihaknya memastikan jembatan Sayangan tetap bisa selesai menjelang akhir tahun. Kepala DPU Solo Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan, pembangunan Jembatan Sabrang Lor digarap bertahap sejak 2015 lalu. Tahap pertama difokuskan pada pembuatan konstruksi tiang pancang.

Sementara tahap kedua pemasangan balok penyangga, pembuatan kerangka, dan finishing. “Jembatan panjangnya sekitar 40 meter dan lebar 14 meter,” kata Sita. JembatanSabrangLorsangat vital bagi kawasan Solo Utara. Posisinya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga.

Termasukjugamenarikinvestasi di kawasan Solo Utara karena mengalami perkembangan. Namun diakui, pembangunan jembatan belum dibarengi pelebaran jalan di sekitarnya. Padahal, jembatanbakaldilaluibanyakkendaraan karena menghubungkan Kelurahan Jebres dan Kelurahan Mojosongo.

Warga Kelurahan Mojosongo Mulato berharap, proyek pembangunan jembatan segera selesai agar bisa dilalui. Jembatan Sabrang Lor yang membentang di atas Kali Anyar diharapkan menambah akses warga. “Selama ini warga hanya terhubung oleh Jembatan Kandangsapi dan Jembatan Mipitan yang letaknya berjauhan dan relatif padat kendaraan,” ungkapnya.

ary wahyu wibowo

Berita Lainnya...