Edisi 05-11-2016
Medan Licin dan Jalan Berkelok Jadi Tantangan


Kolaborasi panorama apik dan udara sejuk menjadi sajian awal saat sampai di Umbul Sidomukti. Tak hanya memanjakan mata, objek wisata yang berada di wilayah Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang ini juga menawarkan berbagai aktivitas seru yang bisa memacu adrenalin.

Akses menuju Umbul Sidomukti dapat ditempuh dari arah Semarang menuju Solo. Ketika Anda menemukan pom bensin Lemah Abang di sisi kiri jalan, arahkan kendaraan menuju Bandungan. Tiba di Pasar Jimbaran, ada gapura bertuliskan SIDOMUKTI di sisi kanan.

Jalanan sedikit menanjak dan melintasi area perkampungan. Bus ukuran besar tidak bisa masuk ke area ini karena jalannya sempit, sedangkan bus mini atau bus ukuran kecil membutuhkan sopir dengan kemampuan sangat bagus untuk bisa masuk ke kawasan objek wisata.

Hujan gerimis dan sedikit berkabut menyambut rombongan jurnalis yang mengikuti Press Day Out bersama Mal Ciputra Semarang pada 28-29 Oktober lalu. Hamparan kabut putih menutupi keindahan pemandangan yang diklaim memiliki kolam renang tertinggi di Jateng ini.

Udara cukup menusuk kulit menemani kami selama menginap di vila. Keesokan harinya kami mulai menjajal aktivitas yang menguji adrenalin. Alternatif pertama adalah mencoba paralayang, tapi sayangnya angin tidak bersahabat sehingga diurungkan. Bermain ATV (All-Terrain Vehicle) menjadi pilihan berikutnya dalam petualangan kali ini. Instruktur memberikan pengarahan singkat kepada peserta baik pemula maupun mereka yang sudah mahir.

Marchelin Dwi Ariyani, salah satu peserta pemula. Didorong rasa penasaran tapi takut membulatkan tekad Staf Public Relation Mal Ciputra Semarang ini untuk menjajal ATV. “Ketika melihat peserta laki-laki naik ATV sepertinya gampang. Ternyata setelah jalan susah banget dalam menyetir,” ujar dara kelahiran Semarang, 8 Maret 1993 ini.

Dia berpikir mengendarai ATV seperti naik sepeda motor pada umumnya. Namun ternyata berbeda. Pegangan gas dan setangnya agak berat sehingga agak susah saat berbelok kanan maupun kiri. Area tanah dan terkena air hujan membuat medan terasa berat.

“Saat membelokkan ATV sangat susah dan sering macet. Saat mengendarai juga harus hati-hati supaya ban tidak meleset. Beruntung ada teman yang menolong,” ucapnya. Lain lagi pengalaman Pratidina, jurnalis Radar Semarang . Menaiki ATV bukanlah pengalaman pertama kali.

Tanah becek menjadi tantangan tersendiri. “Jalan licin, sempit, dan berkelok-kelok. Pengendara harus ekstra hati-hati karena agak susah mengandalkan setang,” katanya. Promotion Manager Mal Ciputra Semarang Catur Agus Joko Widodo mengatakan konsep PDO baru dilaksanakan tiga tahun dan menjadi agenda tahunan.

“Sebelumnya kami menggelar media gathering untuk men-jalin keakraban dengan temanteman media,” ucap Catur. Konsep baru dianggap lebih menantang karena menyelipkan sisi adventure (petualangan). Sajian berbeda diharapkan memberikan pengalaman berbeda dan seru dalam setiap gelaran.

“Kegiatan yang menguji adrenalin agar merasakan pengalaman baru dan berbeda. Selain itu, keakraban semakin terjalin di luar urusan pekerjaan,” paparnya.

HENDRATI HAPSARI
Kabupaten Semarang

Berita Lainnya...