Edisi 05-11-2016
Panwaslu Minta Masyarakat Waspadai Botoh Pilkada


PATI – Fenomena botoh atau penjudi politik walaupun ada, secara kasatmata sulit dite - mu kan. Inilah yang menjadi per hatian Panitia Pengawas Pemi lu (Panwaslu) Kabupaten Pati bersama dengan Polres Pati pada pelaksanaan pesta de mokrasi di Kabupaten Pati 2017 nanti.

Ketua Panwaslu Kabupa - ten Pati Achwan mengatakan ke beradaan botoh ini memang perlu diwaspadai. Apalagi, ke - beradaan mereka sulit diawasi dan dibuktikan. Karena itu, per lu adanya kerja sama se - mua pihak untuk membe ra n - tasnya. “Botoh itu masuk dalam po litik uang. Makanya keber - ada annya perlu diawasi.

Oleh ka rena itu, kalau ada ma syarakat yang menemukan prak - tik per judian tersebut, harap melaporkannya ke Panwaslu,” ka tanya kemarin. Achwan menegaskan prak - tik perjudian ini merupakan bentuk pencederaan terhadap demokrasi, karena menggu - na kan uang untuk membeli suara.

“Yang namanya politik uang itu bisa datang dari mana saja. Bisa dari pihak pasangan calon atau pihak yang kontra. Tak hanya itu, politik uang ini juga bisa datang dari ma syarakat umum yang lebih dike - nal dengan botoh,” ujarnya. Botoh ini juga masuk da - lam ranah pelanggaran pemilu ka re na bisa memengaruhi se - se orang untuk menentukan pi lih annya.

Apalagi, motif me - re ka adalah untuk kepentingan mereka sendiri, yaitu me - nge ruk keuntungan dari mo - men pilkada. “Dalam UU Nomor 10 Ta - hun 2016 tentang Pilkada, an - tara pemberi dan penerima po litik uang bisa dijerat hu - kum yang sama,” ujarnya. Menurut Achwan, praktik botoh ini memang susah un - tuk dihilangkan atau diung - kap.

Ka rena itu, peran serta ma syarakat dalam mengawasi ke beradaan botoh ini juga sangat dinanti oleh Panwaslu. “Saya berharap para botoh di Pati ini tidak melancarkan aksinya saat pilkada demi ma - sa depan demokrasi yang lebih baik,” katanya. Kapolres Pati AKBP Ari Wi - bowo menambahkan, botoh ini biasanya muncul saat men - jelang pelaksanaan pilkada atau pemilu.

Karena itu, pi - haknya dan juga Panwaslu su - dah melakukan beberapa kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi adanya botoh ini. “Botoh ini masuk dalam prak tik perjudian yang di lar - ang dalam negara. Sebab, ke - beradaannya merupakan sa - lah satu bentuk melawan hu - kum,” ucapnya.

Sosialisasi ini dilakukan un tuk memberi pemahaman ke pada masyarakat bahwa se - gala bentuk perjudian dalam pilka da merupakan kegiatan yang sangat merugikan bebe - rapa pihak dan tentunya m e - ru sak pesta demokrasi ter - sebut. “Nah, jika masyarakat su - dah tahu praktik botoh itu di - larang, mereka pasti akan me - laporkan segala praktik politik uang yang ada di sekitarnya kepada Panwaslu,” tandasnya.

MUH

Berita Lainnya...