Edisi 05-11-2016
Revitalisasi Sisi Timur Butuh Satu Tahun


SOLO – Pemkot Solo berencana melanjutkan pembangunan Pasar Klewer. Setelah sayap barat diprediksi rampung akhir ini, Pemkot kembali mewacanakan pembangunan sisi barat tahun depan.

Kebutuhan anggaran Rp47 miliar sudah diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku telah mengajukan langsung permohonan bantuan anggaran revitalisasi kepada Kemendag. Kebutuhan dana tersebut sesuai dengan detail engineering design (DED) yang sudah di-review .

“Jika permohonan Rp47 miliar lolos, revitalisasi direncanakan berlangsung satu tahun anggaran saja. Dana sengaja diajukan ke Kemendag agar sejalan dengan pembangunan sisi barat,” kata Rudy, sapaan Wali Kota Solo, kemarin. Revitalisasi Pasar Klewer bagian barat tahap kedua bersumber dari APBN sekitar Rp81 miliar.

Sementara tahap pertama yang juga dari APBN, besarannya sekitar Rp59 miliar. Revitalisasi Pasar Klewer sisi timur turut digagas sebagai kelanjutan pembangunan kembali pasar sisi barat setelah terbakar akhir tahun 2014 lalu. Nanti kedua bangunan pasar bakal terkoneksi dengan satu jalur khusus.

“Kami sengaja fokus menuntaskan revitalisasi Pasar Klewer sehingga tidak memohon anggaran revitalisasi untuk pasar lain,” ucapnya. Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo Subagiyo mengemukakan, rencana revitalisasi pasar sisi timur sudah disosialisasikan kepada pedagang. Berdasarkan data DPP, jumlah pedagang di Pasar Klewer timur mencapai 546 orang.

Untuk sementara, pedagang akan saat ditempatkan di basement Pasar Klewer selama pembangunan berlangsung. “Konsep bangunan pasar sisi timur dalam revitalisasi setinggi dua lantai, dilengkapi basement dan semi basement . Untuk bagian atas pasar digunakan sebagai hall,” kata Subagiyo.

ary wahyu wibowo

Berita Lainnya...