Edisi 05-11-2016
Cimahi Bangun Saluran Air Bersih


CIMAHI – Pemkot Cimahi akan membangun saluran air bersih sepanjang puluhan kilometer dari Ciwidey untuk memenuhi kebutuhan air bagi sekitar 50.000 kepala keluarga di kawasan Cimahi Selatan.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkot Cimahi telah menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bandung. Penandatanganan kerja sama dengan Pemkab Bandung telah dilakukan pada 27 Oktober 2016 lalu. “Untuk tahap pertama, kerja sama difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Cimahi Selatan,” ucap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cimahi Benny Bachtiar kemarin.

Benny mengungkapkan, terealisasikannya kerja sama antara Kabupaten Bandung dengan Kota Cimahi diprakarsai oleh Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, begitu juga dalam pengalokasian anggaranya. “Tahun depan mulai penyusunan detail engineering desain (DED) terlebih dulu dan pelaksanaan di lapangan mulai 2018,” ungkapnya.

Kepala UPT Air Minum Kota Cimahi Dede Ansyori mengatakan, sumber air yang akan disalurkan berasal dari wilayah Ciwidey dengan kapasitas 500 liter per detik. Diperkirakan dengan debit air sebesar itu mampu menyediakan air bagi 50.000 kepala keluarga (KK). Dede melanjutkan, untuk proyek tersebut, harus dipasang pipanisasi sepanjang 14 kilometer dari sumber air Ciwidey ke Sadu.

Namun sebelum air masuk ke masyarakat, akan diolah dulu di tempat pengolahan di wilayah Sadu, Kabupaten Bandung. “Nantinya air di tempat penampungan dibagi dua, untuk Kabupaten Bandung sebesar 300 liter/detik dan ke Cimahi sebesar 200 liter/ detik,” terangnya. Selanjutnya pipanisasi dari Sadu ke Kota Cimahi, tepatnya Leuwigajah panjangnya mencapai 17,5 kilometer yang melintasi wilayah Nanjung dan masuk ke penampungan air di Leuwigajah.

“Posisi Leuwigajah ideal dijadikan tempat penampungan karena memiliki permukaan tanah lebih tinggi dibandingkan wilayah lain,” beber Dede. Nantinya, penampungan di Leuwigajah akan mampu menampung sekitar 2.000 meter kubik air, yang akan disalurkan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Cimahi Selatan.

“Setidaknya 20.000 KK di Cimahi selatan akan mendapatkan suplai air bersih,” urai Dede. Untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kecamatan Cimahi Tengah dan Cimahi Utara, kata Dede, Pemkot Cimahi akan menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bandung Barat. Sampai saat ini masih dalam tahap revisi DED danbelum masuk tahap pengerjaan di lapangan.

“Kerja sama sudah ditandatangani pada 2015 lalu dan untuk sebagian wilayah Cimahi Tengah juga akan disuplai oleh instalasi pengolahan air bersih, yang saat ini dalam proses pemasangan sambungan ke keluarga sasaran,” pungkasnya.

raden bagja mulyana

Berita Lainnya...